Travel

Rekomendasi Tempat Berkemah Instagramable di Yogyakarta

Kamis, 7 November 2019 16:12 WIB
Tribun Jogja

TRIBUN-VIDEO.COM - Berkemah tak harus di hutan bukan? Yogyakarta memiliki sejumlah tempat perkemahan yang bisa dikunjungi di akhir pekan. Berikut list yang Tribunjogja rangkumkan:

1.Watu Mabur Lemahbang Rock Cliff

Akhir-akhir ini Watur Mabur menjadi perbincangan para warganet. Keindahan tebing tempat wisata ini tak kalah menariknya dengan lokasi lainnya yang berada di sekitar Dlingo.

Lokasi yang cukup dekat dengan Bukit Penguk ini memiliki spot-spot foto untuk para pemburu keindahan feed instagramable.

Beberapa spot yang menjadi populer di Instagram seperti spot jalan yang berada di atas bukit.

Sehingga seolah-olah Anda berada disebuah jalan yang tak berujung diatas awan.

Nama Watu Mabur ini bermula dari letak lokasinya yang berada diatas bukit dan terkadang ditemukan kabut yang melintaas dari bawah tebing.

Dengan begitu, pengunjung seolah olah berdiri diatas awan dan terbang dari ketinggian.

Di sini pengunjung dapat juga menikmati sunrise jika cuacanya bersahabat.

Bagi Anda yang gemar berkemah, cobalah untuk membawa tenda saat mengunjungi Watu Mabur dan menikmati sunrise. Untuk berkemah di wilayah ini Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp10.000.

Watu Mabur ini terletak di Lemahbang RT28, Lembah Bang, Mangunan, Dlingo, Bantul. Anda dapat mengunjungi lokasi ini dalam 24 jam.

2. Bukit Lintang Sewu, Dlingo, Bantul

Merupakan tempat wisata yang berada di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Bantul. Berjarak sekitar 43 menit dari kota Yogyakarta menuju obyek wisata tersebut.

Rute yang tercepat dari kota Yoyakarta melalui Jl. Imogiri Barat-Dlingo atau Jl. Mangunan ke Mangunan. Kemudian ambil arah ke Jl. Hutan Pinus Nganjir ke Jl. Dahromo di Karang Asem.

Opsi rute ke dua, melalui Bukit Bintang kemudian dilanjutkan ke arah Jl. Patuk - Dlingo dan Dlingo - Mangunan.

Lokasi Bukit Lintang Sewu tersebut jaraknya tak jauh dari Pintu Pengger, Pintu Langit Dharmo dan Pinus Puncak Becici.

Sesuai dengan namanya ‘Lintang’ menawarkan keindahan panorama bintang dan dimanjakan dengan gemerlap lampu kota. Destinasi wisata ini cocok menjadi jujugan di malam hari.

Bagi yang suka berkemah, lokasi ini menjadi tempat yang tepat untuk menikmati malam dan matahari terbit.

Ketika musim libur, banyak pengunjung yang datang untuk berkemah, bersantai melepas penat sejenak dari hiru pikuk kota.

Jika ingin berkunjung ke Bukit Lintang Sewu, tribunjogja.com menyarankan berangkat siang hari agar menikmati matahari terbenam dan melihat bintang di malam hari.

3. Gunung Api Purba Nglanggeran

Pernah mendengar tentang gunung purba? Ternyata, Yogyakarta memiliki gunung purba yang terbentuk kurang lebih 70 juta tahun lalu.

Letaknya di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Tak heran, nama gunung itu kemudian menjadi Gunung Api Purba Nglanggeran karena letak wilayahnya.

Hingga kini, gunung purba itu bisa menjadi daerah wisata di Yogyakarta yang banyak digemari pelancong.

Pengembangan daerah wisata Gunung Api Purba Nglanggeran itu tak lepas dari tangan Karang Taruna Bukit Putra Mandiri di tahun 1999.

Awalnya, tarif masuk gunung hanya Rp500, namun kini sudah mencapai Rp15 ribu hingga Rp30 ribu.

Pada 2008, Badan Pengelola Desa Wisata Nglanggeran mengambil alih tempat tersebut untuk menambah berbagai fasilitas. Dengan begitu, destinasi wisata itu bisa semakin banyak pengunjung karena fasilitas yang lengkap.

Disebut gunung api purba karena pada 60 juta tahun lalu, gunung ini aktif di dasar laut.

Namun, adanya perubahan situasi daratan, maka gunung ini pun muncul di permukaan. Tinggi gunung itu diperkirakan mencapai 700 meter dengan luas kawasan pegunungan mencapai 48 hektare.

Apa saja hal yang menarik di Gunung Purba Nglanggeran? Ada banyak. Pengunjung bisa melakukan panjat tebing, berkemah, piknik, outbond atau hanya sekedar melihat-lihat keindahan panorama alam.

Tentu, Gunung Api Purba Nglanggeran ini bisa digunakan untuk panjat tebing. Hal ini dikarenakan tebing tergolong berbatu andesit, terbentuk dari aktivitas gunung api purba.

Sehingga, itu membentuk bongkahan-bongkahan yang bisa meningkatkan adrenalin pegiat olahraga panjat tebing.

Ada beberapa variasi rute pemanjatan di tebing gunung, mulai yang ringan, sedang hingga tinggi.

Jika Anda baru pertama kali, disarankan untuk memilih kategori ringan. Kawasan tebing di gunung ini selalu ramai di kunjungi oleh para pemanjat.

Di tahun 2019, Gunung Api Purba Nglanggeran ini dijadikan tempat untuk kegiatan Indonesia Climbing Festival (ICF). Pemilihan gunung itu sebagai tempat kegiatan karena destinasi tersebut memiliki panorama alam eksotik.

4. Pantai Siung

Pantai yang tak seperti layaknya pantai. Pantai Siung mempunyai ciri khas seperti tebing-tabing raksasa.

Mungkin ini tak asing bagi para pecinta pendaki. Pasalnya lokasi ini sudah sering menjadi tuan rumah untuk event pendakian baik lokal maupun internasional.

Panorama hijaunya perbukitan dan air pantai yang terlihat di jalur pendakian rasanya membuat pengunjung tak ingin pulang.

Pengunjung dapat menikmati indahnya pantai di malam hari dengan berkemah. Namun, jika tak ingin bermalam di tenda, ada alternatif lain.

Tak jauh dari ground camp terdapat rumah panggung kayu yang dapat digunakan sebagai base camp yang dapat menampung 10-15 orang.

Lokasi Pantai Siung terletak di Dusun Wates, Desa Purwodadi, Kabupaten Gunung Kidul.

5. Pantai Kesirat

Objek wisata Pantai Kesirat merupakan destinasi wisata yang terletak di desa Gunung Kidul.

Keindahan alam yang bahari memikat hati para pecinta pantai. Pantai Kesirat terdengar asing di telinga tak seperti tempat wisata pada umumnya.

Birunya air dan putihnya pasir tak mengecewakan para pengunjung untuk bersantai sejenak disana. Pesona alam yang natural masih bisa dinikmati para pengunjung.

Disini pengunjung dapat memancing, mengabadikan momen bersama kerabat terdekat, serta menikmati kuliner di pinggir pantai.

6. Pantai Wohkudu

Tempat wisata ini menjadi incaran wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Keindahan pantai yang asri dan terjaga akan memanjakan mata pengunjung.

Terletak Dukuh Wiroso, Girikarto, Panggang, Wiloso, Girikarto, Panggang, Kabupaten Gunungkidul.

Pantai tersebut searah dengan Pantai Kesirat. Pengunjung dapat menikmati suasana pantai yang diapit oleh tebing sembari menunggu matahari terbit atau terbenam. Posisi pantai ini berbatasan langsung

dengan cekungan kaki gunung.

7. Pantai Sedahan

Pantai yang berada di Pendowo, Jepitu, Girisubo, Kabupaten Gunungkidul ini tak kalah indahnya dengan Pantai Wohkudu dan Pantai Kesirat.

Letak pantai tersebut terapit oleh tebing karang dan menjorok ke tengah laut. Deburan ombak dan putihnya pasir menghipnotis para pengunjung yang datang kesana.

Pengunjung juga dapat melakukan aktifitas memancing dan berfoto dengan penyu. Konon katanya lokasi ini menjadi tempat bertelurnya para penyu.

Luasnya pantai ini dapat membawa kita menjelajahi pantai-pantai yang berada disekitar. Antara lain, Pantai SInden, Pantai Grewang, pantai Ngusalan dan Pantai Jungwok.

8. Pantai Greweng

Pantai Greweng bak surga tersembunyi di Gunungkidul. Kabupaten ini menyimpan banyak keindahan pantai yang masih belum diketahui banyak orang, begitu pula dengan berbagai kisah yang tersembunyi dibalik panorama mempesona.

Pantai Greweng tak hanya seperti surga tersembunyi di Gunungkidul. Keberadaannya mungkin tak banyak diketahui orang lantaran posisinya yang masih jarang dikunjungi penikmat pantai.

Namun, sesampainya di sana, Anda juga tak akan rugi berkat panorama alam yang begitu indah dan suasannya yang tenang. Debur ombak dan suara burung pantai akan memberikan kedamaian bagi pikiran dan hati dikala ingin melepas penat.

Disini Anda akan merasakan perbedaan yang mencolok saat kesibukan sehari-hari menguasai pikiran dan tenaga dengan heningnya pantai.

Barisan bukit nan hijau mengelilingi pantai dan bentang pasir putih nan lembut menyempurnakan suasana magis.

Pantai Greweng ini menjadi pilihan anak-anak muda untuk berkemah lantaran terdapat sumber air tawar dan suasananya tak seramai pantai-pantai lainnya.

9. Pantai Jungwok

Keindahan panorama di Pantai Jungwok masih terilihat asri.Pasir putih

dan birunya laut membayar rasa capek di jalan. Pantai ini sering menjadi

destinasi wisata yang nyaman terutama untuk berkemah.

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul 9 Rekomendasi Lokasi Camping Asyik di Jogja, Mulai Pegunungan hingga Pantai

ARTIKEL POPULER: 

Baca: Puncak Becici, Tempat Wisata di Jogja yang Romantis dan Pernah Dikunjungi Obama

Baca: 5 Kuliner di Jogja yang Buka hingga Dini Hari

Baca: 7 Tempat Wisata di Jogja yang Punya Pesona Bak Negeri di Atas Awan

 

TONTON JUGA:

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Rizky Cahya Nugraha
Sumber: Tribun Jogja
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved