Olahraga

Berseteru dengan Bambang Pamungkas, Pentolan Jakmania Pernah Bandingkan Jakmania dan Supporter Lain

Rabu, 6 November 2019 20:32 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pentolan suporter Persija Jakarta, Abi Irlan memberikan pernyataan terkait penampilan tim kesayangannya.

Persija Jakarta memang masih terseok-seok untuk bisa mengamankan diri dari jurang degradasi.

Bahkan Persija Jakarta hanya memperoleh 6 kali kemenangan, 9 seri dan 9 kali kalah sepanjang penampilannya di Liga 1 2019.

Apalagi, kekalahan menyakitkan Persija Jakarta saat menghadapi Persib Bandung.

Laga klasik melawan Persib Bandung tersebut, Persija Jakarta harus tunduk dengan skor 2-0, pada Senin (28/10/2019).

Hasil tersebut tentunya jauh dari harapan suporter setia Persija Jakarta (Jakmania).

Sebagai pendukung setia tentunya Jakmania tak ingin Persija Jakarta tumbang dari rival abadi mereka yakni Persib Bandung.

Hal tersebut dapat dilihat melalui unggahan Abi Irlan melalui akun Instagram prbadi miliknya.

Abi Irlan menguggah foto terkait harapannya pada Persija Jakarta.

Foto tersebut diunggah melalui akun Instagram pribadi, @irlan.alarancia pada Kamis (31/10/2019) lalu.

Foto unggahan Abi Irlan memperlihatkan kolase dari tiga foto menjadi satu.

Abi Irlan mencoba membandingan perilaku para suporter fanatik yang ada di klub-klub besar seperti Persib Bandung dan Persebaya Surabaya.

Selain itu pada foto tersebut juga terdapat tulisan.

Paling atas terdapat tulisan "Dulu Persib Kalahan, Bobotoh Pukul Pelatih"

Selanjutnya adapula "Bonek Kalahan, Rusuh Di Stadion, Padahal Masih Di posisi Papan Tengah."

Bagian terakhir terlihat lambang dari tim Persija Jakarta dan dibawahnya juga tertulis "Kalian Terpuruk, Kita Beri Kritik Sewajarnya, Harusnya Kalian Bersyukur."

Pada unggahan tersebut Abi irlan juga menuliskan caption tentang tentang dukungannya kepada Persija Jakarta.

Meskipun penampilan Persija Jakarta tak sesuai harapan, namun sebagai suporter Jakmania tetap memberikan dukungan serta doa kepada tim kesayangannya.

Selain itu Abi irlan juga mencoba mengungkapkan bahwa unggahan tersebut tidak bermaksud untuk menyulut pertikaian antar sesama suporter.

"SABAR itu SAMUDRA

Tetaplah dalam kesabaran .

Sakit...marah...emosi pasti

Cuman bukan cara yang tepat dan bijak

Kalo kita gak mampu pertahankan kesabaran .

Tetap dijalur ini JAK

jangan MARAH dan EMOSI kendalikan kita .

Kejadian di tempat lain pelajaran berharga buat kita...untuk senantiasa kita ambil hikmahnya

Jangan ditertawakan dan dijadikan olok-olok, mereka saat ini berduka...doakan agar mereka tetep kuat dan kembali intropeksi .

Buat BOBOTOH dan BONEK maaf bukan bermaksud provokasi...tapi kami ambil kejadian ini untuk intropeksi."

Awal Mula Perseteruan Abi Irlan dengan Bambang Pamungkas

Pemain Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (Bepe) kini tengah berseteru dengan pentolan Jakmania Garis Keras yakni Abi Irlan.

Perseteruan terjadi setelah Abi Irlan memberikan sindiran kepada Bambang Pamungkas.

Sindiran tersebut dilontarkan oleh Abi Irlan setelah tim kesayangannya tumbang dari Persib Bandung.

Hal tersebut juga sebagai aksi protes Abi Irlan kepada penampilan Persija Jakarta setelah kalah dari Persib Bandung dengan skor 0-2, pada Senin (28/10/2019).

Pada postingan di akun Instagramnya, Abi Irlan mencoba membandingkan dengan perilaku Jakmania dengan suporter Persebaya Surabaya (Bonek).

Melalui unggahan akun Instagram pribadi pentolan Jakmania Abi Irlan, @irlan.alarancia menyoroti video aksi oknum Bonek.

Dalam unggahan tersebut akun @irlan.alarancia memperlihatkan aksi oknum Bonek yang sedang melakukan perusakan Stadion Gelora Bung Tomo.

Aksi oknum Bonek tersebut dilakukan setelah Persebaya Surabaya kalah dari PSS Sleman dengan skor 2-3, pada Selasa (29/10/2019).

Perusakan stadion dilakukan oleh Bonek sebagai aksi protes dengan performa Persebaya Surabaya yang menurun.

Video tersebut diunggah kembali oleh akun Instagram pribadi @irlan.alarancia pada Rabu (30/10/2019).

Dalam unggahan tersebut Abi Irlan memberikan caption yang juga mengungkapkan bahwa Jakmania tak akan melakukan hal serupa seperti yang dilakukan oleh Bonek.

Selain itu melalui caption tersebut Abi Irlan juga menyinggung komentar lama Bambang Pamungkas

"JAKMANIA gak bakal

KOSONGIN TRIBUN...PUKUL PELATIH...dan BAKAR STADION

JAKMANIA hanya akan USIR PEMAIN yang bermain tanpa CINTA dan HATI di PERSIJA .

Kalo elo bermain buat keluarga silahkan pilih KELUARGA FC, elo besar karena PERSIJA jangan takabur BANGBANG .

PERSIJA Besarin Pemain...Bukan Pemain Besarin PERSIJA,"

Berikut komentar lama Bambang Pamungkas:

"Kecintaan kita terhadap klub ini tidak sama, namun kecintaan kita terhadap sepak bola dan keluarga, saya pikir sama.

Jadi jangan bermain untuk Persija Jakarta, tapi bermainlah untuk diri kalian, anak, istri, pacar, dan orang tua kalian.

Ketika kita bermain untuk orang-orang yang kita cintai, maka hal-hal baik akan datang," begitu komentar Bambang Pamungkas kepada rekan-rekannya, jelang laga Persija Jakarta vs Arema FC, dua tahun yang lalu.

Pada saat itu Persija Jakarta mampu menumbangkan tim tamu Arema FC dengan skor 2-0.

Namun diketahui, komentar Bambang Pamungkas kali ini mendapatkan tanggapan dari Jakmania Garis Keras.

Berikut klarifikasi Bambang Pamungkas yang diposting di laman resminya:

"Mulai dari mana ya kira-kira jelasinnya? Hmmm begini saja, saya akan coba menggunakan analogi agar lebih mudah. Jika saja semua pemain Persija itu kecintaan kepada klub ini berada satu level dengan Ismed Sofyan, maka semua menjadi jauh lebih mudah. Cukup ngomong, "Bermainlah untuk lambang Monas di dadamu", selesai perkara.

Persoalannya level kecintaan setiap pemain kepada klub kan tidak sama. Pemain yang baru datang tiga, dua, atau bahkan baru menjalani tahun pertama di Persija, tidak mungkin disamakan dengan Ismed Sofyan yang sudah lebih dari satu dekade di Persija. Realita demikian, tidak bisa dipaksakan, sayangnya ini sering kali luput dari pemahaman kita.

Oleh karena itu, ketika berbicara kepada mereka saya harus mencari sebuah perumpamaan, yang di mana secara emosional kira-kira semua pemain berada di level yang sama. Maka saya pun memilih kata “keluarga”. Mengapa? karena secara naluri, manusia akan rela melakukan apa saja jika sudah berkaitan dengan keluarga.

Kecintan setiap pemain terhadap sebuah klub bisa jadi tak sama, namun kecintaan (rasa memiliki) mereka terhadap keluarga saya, yakin tidak jauh beda. Jadi bisa dibayangkan, jika semua pemain Persija Jakarta bermain untuk keluarga mereka, seolah-olah jika mereka kalah maka keluarga mereka akan terancam, dan berpotensi tersakiti. Apa yang kira-kira akan mereka lakukan?

Jadi ini bukan tentang rasa memiliki, atau tidak memiliki Persija Jakarta. Ini tentang bagaimana “menyentuh” sisi emosional terdalam pemain, agar mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya, dan melakukan apa saja yang perlu dilakukan di atas lapangan. Karena sekali lagi, faktanya kecintaan setiap pemain terhadap Persija memang levelnya tidak sama.

Ini penting saya utarakan, supaya kita dapat memahami kalimat, “Jangan bermain untuk Persija, tapi bermainlah untuk keluarga kalian”, tersebut dengan lebih mendalam. "

(TribunWow.com/Khistian TR)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Sedang Berseteru dengan Bambang Pamungkas, Pentolan Jakmania Pernah Sebut Bonek dan Bobotoh

ARTIKEL POPULER: 

Baca: Awal Perseteruan Bambang Pamungkas dengan Pentolan Garis Keras Jakmania, Berawal dari Medsos

Baca: Jakmania Ingin Persija Menang, Pentolan Jakmania Garis Keras: Mari Kita Main-main di Lapangan Juga

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Panji Anggoro Putro
Sumber: TribunWow.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved