Polisi Tangkap ART Pembuang Bayi ke Mesin Cuci Milik Majikan

Rabu, 6 November 2019 14:08 WIB
Sriwijaya Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Tak ingin diketahui majikan dan teman sesama Asisten Rumah Tangga (ART), Sutina (36) warga Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur sembunyikan bayi berumur satu hari di mesin cuci milik majikannya di lantai dua rumah yang beralamat di Jalan Telaga, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Senin (4/11/2019) sekitar pukul 14.00.

Namun aksi Sutina pun terbongkar lantaran saksi Sulastri (47) warga Jalan Karang Sari, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus bersama Dedek Wulandari (28) warga Jalan Puncak sekuning, Lorong Swadaya, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB I mendengar suara tangisan bayi dari dalam mesin cuci yang berada di dalam kamar mandi lantai 2 saat mencari identitas pelaku.

Kedua saksi pun mendekati ke arah mesin cuci yang ada di dalam kamar mandi, setelah mendengar suara seperti suara bayi.

Lalu saksi Sulastri pun memanggil saksi Lendi Ardiansyah (30) warga Jalan Sosial, Lorong Setia, Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami Palembang.

Di saat itulah para saksi menemukan bayi yang dibungkus kantong plastik dan dibalut dengan handuk.

Melihat kondisi bayi laki-laki tersebut memprihatinkan lalu para saksi membawanya ke Rumah Sakit (RS) Siloam dan sekitar pukul 20.30 pihak rumah sakit menerangkan bahwa bayi laki-laki tersebut telah meninggal dunia.

Menurut Sutina bayi hasil hubungan dengan Andi tersebut tidak ada niat untuk membunuhnya, lantaran hanya ingin menyembunyikannya saja di dalam mesin cuci dari majikannya Ferdyta Azhar dan para saksi yang berprofesi sama dengan dirinya.

"Saya tidak niat untuk membunuhnya tapi hanya menyembunyikannya saja, kemudian mau dikasihkan ke panti asuhan.

Hal ini lantaran saya melahirkan bayi ini di kamar mandi tempat manjikan saya," bebernya.

Namun pelaku dibawa ke rumah sakit lantaran para saksi melihat kondisi pelaku pucat dan menyembunyikan bayinya di mesin cuci di kamar mandi lantai dua tapi ketahuan para saksi.

"Saya takut ketahuan majikan, apalagi sang pacar tidak mau bertanggung jawab usai melakukan perbuatannya ini," ungkap janda dua anak ini.

Lanjutnya, menjalin hubungan dengan sang pacar Andi baru berjalan enam bulan, dan memasuki masa pacaran ke dua bulan pelaku dan pacarnya melakukan hubungan intim sebanyak dua kali di hotel.

"Saya melakukan hubungan intim dengan dia di hotel, kemudian pas saya tahu kalau saya hamil anak yang ketiga dan memberitahukan kepada dia berita ini malah dia menghilang," tuturnya.

Sementara, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah didampingi Kasat Reskrim, Kompol Yon Edi Wirana, membenarkan kalau anggota unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang mengamankan pelaku dirumah majikannya Ferdyta Azhar pada Selasa, (5/11/2019) sekitar pukul 10.00.

"Kemudian pelaku kita digiring ke Polresta Palembang dan akan kita kembangkan, pelaku terancam hukuman penjara selama 20 tahun penjara atas ulahnya tersebut," tutupnya.(*)

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Kronologi Penangkapan PRT Mantan Wagub Sumsel Buang Bayi ke Mesin Cuci, Polisi tak Temui Kesulitan

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Sriwijaya Post
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved