WIKI TRENDS

WIKI TRENDS - Mengenal Kandidat Pengganti Pelatih Ole Gunnar Solskjaer

Rabu, 6 November 2019 12:52 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Manchester United kembali berada di salah satu pasang surut terendah dalam sejarah sepak bola modern mereka.

Setelah mampu mengalahkan Chelsea di Piala Liga, Manchester United kembali tampil buruk dan kalah dari tuan rumah Bournemouth pada pekan ke-11 Liga Inggris, Sabtu (2/11/2019).

Kekalahan harus diderita pasukan Ole Gunnar Solskjaer, setelah gol Joshua King pada menit ke-45 babak pertama mengunci kemenangan Bournemouth di laga yang berlangsung di Stadion Vitality.

Manchester United pun tertahan di peringkat ke-10 klasemen Liga Inggris.

Hasil tersebut membuat posisi Ole Gunnar Solskajaer kembali berada di ujung tanduk.

Dikutip dari 90Min pada Minggu (3/11/2019), berikut nama-nama calon pelatih yang dirumorkan akan mengisi posisi Solskjaer andai dia dipecat oleh manajemen Manchester United:

Mauricio Pochettino

Orang pertama yang difavoritkan menjadi penggati Solskjaer adalah pelatih Tottenham Hotspurs, Mauricio Pocchettino.

Tottenham memang sedang dalam tren buruk di awal musim 2019-20 ini dan salah satunya adalah kalah 2-7 dari Bayern Munchen di Liga Champions serta tak stabil meraih hasil positif di Liga Inggris.

Banyak pihak yang menyarankan Pochettino untuk mencoba tantangan di Manchester United.

Pengalaman Pochettino dalam membangun klub dengan telaten seperti yang dilakukan di Tottenham dan Southampton, menjadikan pria berusia 47 tahun itu kandidat yang potensial meski melihat situasi internal Manchester United terkini, dia sendiri belum tentu mau pindah.

Meski Tottenham yang ia asuh sedang dalam penurunan performa, musim lalu Pochettino sukses membawa klubnya ke final Liga Champions dengan modal pemain yang tak terlalu mahal.

Meski dikenal sebagai pelatih yang memperagakan permainan penguasaan bola tinggi dan pressing ketat, Pochettino termasuk fleksibel terkait strategi dan taktik bermain yang menyesuaikan karakter lawan.

Selain itu, meski dikenal sebagai pelatih yang keras, Pochettino adalah pelatih yang terbiasa membimbing pemain muda sejak di Espanyol, Southampton hingga Tottenham.

Ini sangat cocok dengan profil skuad Manchester United yang diisi banyak pemain muda.

Massimiliano Allegri

Enam gelar Liga Italia Serie A, empat Coppa Italia, dan dua medali runner-up Liga Champions.

Catatan Massimiliano Allegri sebagai manajer berbicara secara lantang.

Selain ahli dalam menggunakan berbagai variasi taktik untuk tim yang dilatih, Allegri juga cepat beradaptasi dengan skuad baru yang ia miliki ketika ditunjuk sebagai pelatih baru sebuah klub.

Allegri membawa Milan juara Liga Italia musim 2010-11, dengan skuad peninggalan Carlo Ancelotti dan Leonardo yang mayoritas diisi pemain tua.

Kala itu, Allegri menyulap Milan dengan mengganbungkan para pemain lawas dan pemain baru.

Ketika menggantikan Antonio Conte di Juventus pada musim panas 2014, Allegri sukses besar.

Gaya manajemen yang kalem dan lebih santai ketika menangani skuad Juventus berbuah lima gelar liga yang diamankan oleh Nyonya Tua selama waktunya di klub.

Sulit untuk menilai seberapa sukses Allegri yang kini 52 tahun di Old Trafford nanti.

Namun, Allegri sendiri sudah berlatih kursus bahasa Inggris dan dikenal sebagai pelatih yang mampu membangun ulang tim yang gagal seperti pengalaman di AC Milan.

Brendan Rodgers

Jika yang dibutuhkan Manchester United adalah karakter permainan, maka Brendan Rodgers bisa jadi solusi.

Kesuksesan awal Rodgers di Leicester City pada musim 2019-20 telah membuat banyak pengkritiknya mulai melupakan kegagalan Rodgers membawa Liverpool juara Liga Inggris pada tahun 2014 lalu.

Leicester saat ini memainkan sepakbola berbasis penguasaan bola yang atraktif dengan naluri tajam mencetak gol, sesuatu yang jarang ditunjukkan Manchester United selama beberapa musim.

Terlebih, Rodgers terbiasa memanfaatkan kemampuan pemain muda dan skuat Manchester United saat ini banyak diisi pemain muda.

Namun ada dua kendala ketika Manchster United ingin menggaet Brendan Rodgers.

Sang pelatih asal Irlandia Utara itu sedang dalam proyek prestisius membawa Leicester City ke Liga Champions musim depan dan dia merupakan mantan pelatih Liverpool, yang merupakan rival abadi Manchester United.

Laurent Blanc

Jika Manchester United ingin melanjutkan tren menggunakan mantan pemain sebagai pelatih tim, maka Laurent Blanc bisa jadi opsi.

Blanc menghabiskan dua musim di Old Trafford selama senja karirnya dan membantu Setan Merah mengamankan gelar Liga Premier selama musim 2002-03.

Pria asal Prancis itu lalu masuk ke dunia kepelatihan sejak pensiun sebagai pemain.

Laurent Blanc pernah melatih Bordeaux dan timnas Prancis sebelum ke Paris Saint-Germain, di mana ia memenangkan tiga gelar liga sebelum meninggalkan klub itu pada akhir musim 2015-16.

Meski tak lagi melatih sejak dari Paris Saint-Germain, Laurent Blanc bisa jadi akan menerima tawaran sebagai pelatih jika itu datang dari Manchester United.

Julian Nagelsmann

Nama manajer muda asal Jerman, Julian Nagelsmann bisa jadi opsi menarik bagi Manchester United.

Selain masih muda, pelatih asal Jerman tersebut sangat inovatif dan pernah dengan formasi basis 3-5-2 membawa Hoffenheim lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

DiaJulian Nagelsmannbaru-baru ini pindah ke RB Leipzig dan terus menunjukkan bakatnya, dengan timnya mampu bersaing di papan atas Bundesliga Jerman.

Erik Ten Hag

Erik Ten Hag dikenal luas karena membimbing Ajax ke semi final Liga Champions musim lalu.

Sebelum melatih Ajax, Erik Ten Hag menjadi pelatih tim B Bayern Munich selama masa Pep Guardiola.

Pengaruh dan gaya meramu tim tiki-taka a la Guardiola begitu kental pada Ten Hag.

Dipadukan dengan warisan Johan Cruyff di Ajax, pelatih asal Belanda itu menjadikan timnya memiliki pergerakan antar lini dinamis, bermainn menyerang, menguasai bola, dan kombinasi umpan pendek apik.

Meski minim pengalaman, Ten Hag bisa menjadi opsi bagi Manchester United andai ingin membentuk tim yang bermain ofensif.

Arsene Wenger

Meski opsi ini sulit untuk diwujudkan, Arsene Wenger sendiri tak menampik peluang melatih Manchester United.

Selepas pergi dari Arsenal, Wenger memang belum kembali menjadi juru latih sebuah tim.

Meski begitu, pengalaman panjang di Liga Inggris tak akan membuat Arsene Wenger kesulitan beradaptasi di Manchester United.

Sepak bola atraktif dengan umpan-umpan pendek serta mengandalkan pemain muda adalah wajah Arsenal semasa era Wenger.

Jika berada di Manchester United, Arsene Wenger bisa kembali menerapkan pola tersebut di klub barunya.

(Tribunnewswiki.com/Haris)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Manchester United Masih Jeblok, Inilah Tujuh Kandidat Pengganti Pelatih Ole Gunnar Solskajer

ARTIKEL POPULER:

Baca: Maguire Datang, Manchester United Melepas Chris Smalling

Baca: Akibat Cedera, Paul Pogba Absen Membela Manchester United hingga Akhir Tahun 2019

Baca: Terungkap Alasan Juergen Klopp Enggan Latih Manchester United

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved