Terkini Daerah

Pembunuh Sopir Taksi Online di Bogor Ditangkap di Cibinong, Ini Motifnya

Senin, 4 November 2019 17:12 WIB
Tribunnews Bogor

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUN-VIDEO.COM- Pelaku penusukan sopir taksi online Ahsanul Fauzi (41) di halam parkir sebuah bank Jalan Raya Wangun, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polresta Bogor Kota pada Sabtu (31/10/2019).

Pelaku pembunuhan bernama Fadli Pranata (25) berhasil ditangkap di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan motif pelaku pelakukan penusukan karena ingin menguasai uang milik korban yang berada di dalam dompet.

Untuk bisa mengambil uang milik korban pelaku pun membayar ongkos taksi online dengan uang pecahan Rp100 ribu.

Ketika korban membuka dompet dan akan memberikan uang kembalian, saat itulah pelaku menjalankan niat jahatnya.

"Iya yang bersangkutan ingin menguasai uang korban, dengan cara akan mengambil uang korban pada saat mengambil uang kembalian uang grab yg dibayarkan, tersangka ini bayar dengan pecahan Rp100 ribu, kemudian korban mengeluarkan dompetnya untuk mengembalikan uang tersebut, pada saat itu tsk (tersangka) menusukan cutter ke leher kiri korban," katanya katanya saat pres rilis di Mako Polresta Bogor Kota, Senin (24/10/2019).

Namun karena dompet korban terjatuh pelaku pun gagal membawa lari urang korban.

Korban yang masih bisa bertahan itu pun sempat berteriak dan membunyikan klakson.

Sementara itu pelaku yang panik berhasil melarikan diri sebelum berhasil membawa lari hasil kejahatannya.

"karena dompet jatuh ke depan korban, di bawah perseneleng rem, korban berteriak dan membunyikan klakson pelaku kabur sebelum berhasil mendapat tujuannya, korban dan pelaku sama sama belum kenal," ujarnya.

Atas perbuatannya pelaku pun disangkakan dengan pasal perencanaan pencurian dengan kekerasan.

"Hasil pemeriksaan kita, pelaku merencanakan karena cutternya sudah disiapkan, pesan aplikasi grab bukan dari nomor handphonenya dia minjem dari warung yang dia makan sebelumnya? Jadi kita lapis dengan 365 dan 338, maksimal 20 tahun," katanya.

Karena mencoba melawan saat akan diamankan, puhak kepolisian pun terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku saat mencoba melawan.

Ditusuk 4 Kali

Seperti diberitakan sebelumnya, misteri kematian sopir taksi online Ahsanul Fauzi (41) di Jalan Raya Wangun, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor masih menyisakan tanda tanya.

Saat ini pihak kepolisian pun masih mengumpulkan data untuk mengejar pelaku dan mengetahui motif penusukan tersebut.

Dari hasil autopsi kepada jasad Ahsanul Fauzi ditemukan potongan benda tajam.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Niko N Adiputra mengatakan bahwa ada dua potongan pisau cutter yang ditemukan pada jasad Ahsanul.

"Sedikit hasil dari autopsi yang tidak bisa kita sampaikan seluruhnya yakni ada potongan cutter, dua ruas potongan karter ukuran lima centimeter di leher korban," katanya saat ditemui di Mako Polresta Bogor Kota Jalan Kapten Muslihat, Jumat (1/11/2019).

Selain ditemukan potongan kater polisi juga menemukan ada empat luka pada korban.

Dua diantaranya adalah luka tusuk dan dua luka lagi mereuoakan luka goresan.

"kurang lebih ada empat luka, dua luka tusuk di leher bagian kiri dan dua luka seperti benda tajam di bagian pundak kiri," katanya.

Sampai saat ini polisi pun masih melakukan pengumpulan data untuk mencari tau pelaku dan motif penusukan.

Butuh Uang untuk servis

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Niko N Adi Putra mengatakan bahwa pelaku melakukan perbuatannya karena membutuhkan biaya untuk menservice laptop.

Ia pun kemudian merencanakan perbuatannya dengan membeli pisau cutter dan memesan taksi online dari ponsel milik seorang penjual warung makanan.

"Kemudian saat dia (pelaku) akan berangkat dia sudah mempersiapkan segala sesuatunya dari sebelum memesan grab makan disalah satu warung disana dan sebelum makan itu dia sudah membeli cutter yang disiapkan," katanya saat pres rilis di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Senin (4/11/2019).

Untuk menjalankan niat jahatnya pelaku pun sempat ke sebuah atm untuk mengambil uang pecahan Rp100 ribu.

Nantinya uang tersebut digunakan agar korban mengambil kembalian di dalam dompet sehingga pelaku bisa mengetahui jumlahbuang dimiliki korban.

"Kita ketahui bayar daripada trip yang harus dibayarkannya itu Rp46 ribu dan pada saat itu pelaku sudah memiliki uang sebesar itu tetapi dia harus memaksakan diri untuk menga,bil uang di salah satu atm yang pecahannya R 100 ribu, kenapa 100 ribu karena dia (pelaku) berharap korban nantiya akan mengeluarkan isi dompetnya setelah korban mengeluarkan isi dompetnya dan jumlah uang di dalam dompet korban itu cukup untuk menservice laptopnya dia dan akhirnya dilakukan itu (penusukan)," katanya.

Namun aksi pencurian itu gagal walaupun pelaku sudah menusuk leher korban.

Korban yang sudah ditusuk itu pun sempat berteriak dan membunyikan klakson hingga pelaku panik dan langsung melarikan diri.

Atas perbuatanya pelaku terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul BREAKING NEWS - Pembunuh Sopir Taksi Online di Bogor Ditangkap di Cibinong, Ini Motifnya

ARTIKEL POPULER: 

Baca: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Bogor

Baca: Petaka Cinta Segitiga, Driver Taksi Online Tewas Dibunuh Pacar Pemandu Lagu

Baca: Sopir Taksi Online Terobsesi Jadi Youtuber hingga Bertemu dengan Atta Halilintar

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Winda Rahmawati
Sumber: Tribunnews Bogor
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved