Olahraga

Kenali Gejala Encephilitis, Penyakit yang Menyerang Alfin Lestaluhu

Jumat, 1 November 2019 22:12 WIB
TribunStyle.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Indonesia sekarang sedang dirundung duka karena kepergian bek handal Timnas Indonesia U-16.

Alfin Lestaluhu meninggal dunia pada Kamis (31/10/2019).

Alfin menghembuskan nafas terakhirnya sekira pukul 22.11 WIB di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta.

Sebelumnya, diketahui Alfin Lestaluhu menjadi salah satu korban gempa bumi yang terjadi di Ambon beberapa waktu lalu.

Gempa yang berkekuatan 5,6 SR ini terjadi pada Kamis (26/09/2019) pukul 07.39 WIB.

Sakit yang diderita pemain Timnas Indonesia U-16 ini menyerang organ otak.

Alfin Lestaluhu meninggal karena sakit yang dideritanya yaitu encephilitis.

Penyakit encephilitis adalah konisi dimana otak mengalami pembengkakan karena infeksi atau gengguan sistem imun.

Infeksi ini bisa disebabkan karena bakteri atau virus.

Namun, kebanyakan penyakit bernama encephilitis ini disebabkan oleh infeksi virus.

Otak yang terinfeksi menjadi meradang akibat tubuh berupaya melawan virus.

Penyakit encephilitis ini terjadi 1:1000 orang yang menderita campak.

Jika penyakit ini semakin parah bisa menyebabkan komplikasi seperti kehilangan memori, perubahan perilaku, serangan frustrasi, dan kecemasan.

Jika kita mendengar penyakit bernama Epilepsi dan Afasia, dua penyakit itu juga termasuk dalam komplikasi penyakit otak encephilitis ini.

Gejala encephilitis

Biasanya ditandai dengan demam dan sakit kepala.

Dikutip dari HonesDocs, gejalanya akan semakin memburuk pada penderitanya seperti kejang, kebingungan, kantuk dan kehilangan kesadaran.

Penyakit ini dapat mengancam jiwa para penderitanya.

Namun, sebenarnya ini jarang terjadi melihat perbandingan penderitanya 1:1000 tadi.

Kematian penderita encephilitis ini tergantung pada beberapa faktor.

Penderita yang lebih muda memiliki intensitas untuk sembuh lebih besar.

Sedangkan yang lebih tua beresiko lebih tinggi mengalami komplikasi dan kematian.

Perlunya kita mengetahui apa penyebab encephilitis ini.

Pada umumnya, encephilitis ini disebabkan oleh virus yang masuk di dalam tubuh.

Ada jenis virus yang menghasilkan jenis penyakit yang berbeda dilihat dari cara penularannya.

Jenis encephilitis Jepang biasa disebarkan melalui gigitan nyamuk.

Sementara encephilitis Kutu biasa ditularkan melalui kutu,

Terakhir, rabies dapat disebabkan melalui gighitan mamalia.

Penyakit ini masih terbagi menjadi dua yaitu encephilitis Primer dan encephilitis Sekunder.

Encephilitis primer dapat terjadi ketika jamur, virus atau bakteri menginfeksi otak.

Virus encephilitis primer ini berupa virus umum, termasuk HSV (Virus Herpes Simpleks) dan EBV (Virus Epstein Barr).

Ada pula virus masa kecil seperti campak dan gondong serta Arbovirus, itu semua penyebarannya melalui nyamuk, kutu, dan serangga lainnya.

Untuk encephilitis sekunder atau pasca infeksi adalah ketika sistem kekebalan tubuh merespon infeksi sebelumnya dan menyerang otak.

Peradangan encephilitis sekunder ini dapat disebabkan komplikasi infeksi virus.

Gejala biasanya mulai mucul beberapa hari ataupun beberapa minggu setelah infeksi awal.

Sistem kekebalan tubuh dalam bekerja memerlukan sel-sel otak yang sehat sebagai organisme saing untuk menyerang penyakit tersebut. (TribunStyle.com/Nafis Abdulhakim)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Alfin Lestaluhu, Pemain Timnas U-16 Indonesia yang Meninggal Karena Encephilitis, Kenali Gejalanya

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunStyle.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved