Terkini Daerah

Santri Tewas di Pesantren, Sang Ibu Tak Terima Kematian Mendadak Putranya Minta Penjelasan Pesantren

Selasa, 22 Oktober 2019 13:38 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang santri bernama Piter Romadhoni (14) dikabarkan meninggal dunia.

Dikutip dari Kompas.com, insiden nahas tersebut terjadi di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Dari hasil pemeriksaan tim forensik RS Bhayangkara palembang, Kompol Mansuri jelaskan luka di bagian tubuh korban diduga karena jatuh.

"Kaki korban patah, tempurung kepalanya juga retak. Kalau dilihat sepertinya accident. Paling parah adalah luka di kepala yang diduga menyebabkan korban meninggal," kata Mansuri dikutip dari Kompas.com, Selasa (22/10/2019).

Selama pemeriksaan visum pihak keluarga ikut melihat pemeriksaan tersebut.

Dugaan meninggalnya korban akibat kecelakaan, juga diperkuat dengan keterangan saksi.

"Informasinya jatuh dari pohon, dilihat dari luka sepertinya memang demikian,"jelas Mansuri.

Dikutip dari Grid.ID, Pihak keluarga kini meminta penjelasan pada pengelola pondok pesantren.

"Kami menitipkan anak untuk dididik, tetapi sekarang malah meninggal. Sudah tiga tahun dididik dan hampir tamat, sekarang jadi seperti ini," ujar Nur Aisyah, ibu korban.

korban saat ini duduk di kelas 9 dan ingin melanjutkan SMA di pondok pesantren tersebut. (Tribun-Video.com/GPS)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak"

ARTIKEL POPULER:

Baca: Saat Nunggu Ibunya, Santri dari Banjarmasin Ini Tewas Dibunuh di Cirebon

Baca: Santri Dihajar hingga Tewas, Berawal Keluar Kamar Tanpa Izin ke Senior

Baca: Viral Video Pemecahan HP Santri dengan Gunakan Palu, Pihak Pondok Pesantran: Sudah Sesuai Peraturan

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: bagus gema praditiya sukirman
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved