Local Experience
Mengenal Petirtaan Watugede, Pemandian Kuno Era Singhasari
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Petirtaan Watugede menjadi salah satu situs bersejarah peninggalan masa Kerajaan Singhasari yang yang hingga kini masih terjaga keberadaannya.
Situs pemandian kuno ini berada di Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Petirtaan ini dikenal sebagai tempat pemandian bagi permaisuri serta putri-putri kerajaan pada masa Singhasari sekitar abad ke-13.
Tak hanya memiliki nilai sejarah, Petirtaan Watugede juga menyimpan berbagai kisah legenda yang berkaitan dengan tokoh penting dalam sejarah Jawa, yaitu Ken Dedes dan Ken Arok.
Dilansir dari tribunnewswiki.com, Petirtaan Watugede merupakan tempat pemandian bagi putri-putri kerajaan pada masa Kerajaan Singhasari yang berkuasa pada tahun 1222 hingga 1292.
Setelah prosesi mandi di petirtaan tersebut, keluarga kerajaan biasanya melanjutkan perjalanan menuju Candi Sumberawan untuk bersembahyang.
Situs ini diyakini sebagai tempat pemandian permaisuri dan para putri kerajaan, termasuk tokoh terkenal dalam sejarah Jawa, yaitu Ken Dedes.
Menurut catatan sejarah yang berkembang di masyarakat, kolam pemandian ini digunakan oleh Ken Dedes ketika masih menjadi istri Tunggul Ametung, penguasa Tumapel.
Sebagaimana dilansir dari matic.malangkab.go.id, kisah tersebut juga berkaitan dengan legenda yang tertulis dalam Kitab Negarakretagama tentang pertemuan Ken Arok dengan Ken Dedes di tempat ini.
Dalam kitab tersebut, disebutkan bahwa Petirtaan Watugede merupakan Taman Boboji, yaitu taman pemandian Ken Dedes melakukan penyucian diri.
Konon, saat Ken Dedes sedang mensucikan diri di petirtaan tersebut, tubuhnya memancarkan cahaya berwarna biru.
Ken Arok yang melihat peristiwa tersebut kemudian menceritakan kejadian itu kepada gurunya, Empu Lohgawe.
Empu Lohgawe lalu menyebut bahwa Ken Dedes adalah sosok Putri Anarendra Anariswari, yaitu perempuan utama yang dipercaya akan melahirkan raja-raja besar di Nusantara.
Peristiwa tersebut kemudian mendorong Ken Arok untuk merebut kekuasaan Tumapel dengan membunuh Tunggul Ametung dan menikahi Ken Dedes.
Setelah itu, Ken Arok menjadi penguasa Tumapel dan mendirikan Kerajaan Singhasari dengan gelar Sri Rajasa Batara Sang Amurwabumi
Karena peristiwa penting tersebut, Petirtaan Watugede sering dianggap sebagai saksi bisu awal mula berdirinya dinasti besar di Jawa Timur.
Selain berfungsi sebagai pemandian kerajaan, petirtaan ini juga memiliki peran dalam tradisi budaya Jawa.
Diketahui, dahulu para putri yang menginjak usia sekitar tujuh tahun menjalani proses penyucian diri di tempat ini.
Dalam tradisi tersebut, para putri diajarkan berbagai nilai kehidupan seperti tata krama, pengendalian diri, hingga pemahaman spiritual untuk menyatu dengan alam dan leluhur.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Mengenal Sejarah Petirtaan Watugede, Situs Pemandian Putri Kerajaan Singhasari di Malang.
Program : Local Experience
Editor: Untung Sofa Maulana
#localexperience #sejarah #kerajaansinghasari #malang #pemandian #petirtaanwatugede #situs
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: Tribun Jatim
Local Experience
Bukit Cinta Watu Prahu Klaten, Wisata Romantis dengan Spot Foto dan Panorama Senja yang Memukau
1 hari lalu
Local Experience
Serunya Jelajah Museum MACAN, Wisata Seni Modern Hits dengan TiketMulai Rp66 Ribu!
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.