Ngabuburit Asyik
Hangatnya Kebersamaan di Masjid Al Hidayah Kilometer 12
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan Kota Sorong, Papua Barat Daya, Masjid Al Hidayah berdiri megah di Kilometer 12.
Dari kejauhan, kubahnya tampak menonjol di antara bangunan sekitar, seolah menjadi penanda arah bagi siapa pun yang ingin singgah, bukan hanya untuk bersujud, tetapi juga untuk merasakan hangatnya kebersamaan.
Memasuki Ramadhan 1447 Hijriah, denyut kehidupan di masjid ini terasa semakin kuat.
Sejak sore hari, halaman mulai dipadati jemaah dan warga sekitar. Langkah-langkah mereka ringan, wajah-wajahnya memancarkan harap.
Ada yang datang bersama keluarga, ada pula yang membawa nampan berisi hidangan untuk dibagikan.
Aroma takjil menguar pelan di udara. Kolak, kue-kue manis, hingga minuman segar tersusun rapi di atas meja panjang.
Semua merupakan hasil gotong royong jemaah yang dengan sukarela menyisihkan rezeki. Ramadhan menjadi alasan untuk berbagi lebih banyak, memberi lebih tulus.
Wagit Sutiyono, Takmir Masjid Masjid Al Hidayah, mengatakan bahwa tahun ini, suasana berbuka terasa lebih istimewa.
“Jika sebelumnya hidangan yang tersedia sebatas makanan ringan, kini pengurus dan jemaah menghadirkan sajian yang lebih lengkap, termasuk makanan berat,” ujarnya pada Rabu (25/2/2026).
Nasi dan lauk-pauk tersaji berdampingan dengan takjil, memastikan siapa pun yang datang dapat berbuka dengan cukup.
Tidak ada sekat, tidak ada perbedaan. Semua duduk bersama dalam satu hamparan kebersamaan.
Menjelang azan Magrib, percakapan yang semula riuh perlahan mereda.
Tangan-tangan terangkat dalam doa, memohon keberkahan di ujung hari.
Ketika azan berkumandang, tegukan pertama dan suapan sederhana terasa begitu bermakna.
Di antara senyum dan ucapan syukur, kebersamaan itu menemukan wujudnya.
Saat malam turun, Masjid Al Hidayah tampil dalam balutan cahaya.
Ornamen lampu yang menghiasi bagian depan masjid memancarkan kilau lembut, menciptakan suasana yang menenangkan.
Cahaya itu seakan menjadi simbol semangat umat dalam menjalani ibadah di Bulan Suci, terang, hangat, dan penuh harapan.
Namun, lebih dari sekadar bangunan yang indah, Masjid Al Hidayah menjelma menjadi ruang pertemuan spiritual dan sosial.
Di pelatarannya, warga berbagi cerita selepas berbuka, anak-anak berlarian kecil, sementara sebagian lainnya bersiap menunaikan Salat Tarawih.
Silaturahmi terjalin tanpa dibuat-buat, menguat secara alami dari pertemuan yang berulang setiap hari.
Di sudut Kota Sorong yang terus bergerak cepat, masjid ini menjadi tempat untuk berhenti sejenak, merenung, berbagi, dan menguatkan kembali makna kebersamaan.
Ramadhan menghadirkan warna yang lebih hidup di setiap sudutnya, menjadikan Masjid Al Hidayah bukan hanya kebanggaan warga Kilometer 12, tetapi juga cerminan nilai-nilai Ramadhan yang sesungguhnya: kepedulian, persaudaraan, dan keikhlasan.(*)
Program: Ngabuburit Asyik
Editor: Akmal Khoirul Habib
#localexperience #ngabuburit #ngabuburitasyik #bukabersama #bukber #bukberdimasjid #masjid #sorong #ramadhan #ramadhan2026
Video Production: Akmal KhoirulHabib
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Ganja Diselindupkan Masuk Fakfak Lewat Jalur Laut dari Sorong, 2 Tersangka Terancam 12 Tahun Bui
Rabu, 1 April 2026
Nasional
Detik-detik Pria Bekasi Disiram Air Keras oleh OTK saat akan Salat Subuh ke Masjid
Selasa, 31 Maret 2026
Nasional
Kontak Tembak! Wakil Komandan KKB Sorong Raya Alfons Sorri Ditembak Mati Satgas TNI AL di Maybrat
Jumat, 27 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Pengakuan Marbot soal 2 Mayat Pria Membusuk di Atap Masjid: Saya Tak Tahu Korban Naik
Jumat, 27 Maret 2026
Tribunnews Update
Keluarga Korban soal Mayat Membusuk di Atap Masjid Brebes: Kamis Menerima, Kematian Sudah Takdir
Jumat, 27 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.