Kamis, 16 April 2026

Travel

Mengapa Pesawat Masih Menyediakan Asbak Meski Merokok Dilarang?

Sabtu, 28 September 2024 17:44 WIB
TribunTravel.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Ada sebuah item yang dilarang untuk kamu gunakan di dalam pesawat.

Item yang dimaksud terlarang digunakan dalam pesawat adalah asbak rokok.

Meski terlarang, asbak ini bisa kamu temukan di dalam kamar mandi pesawat.

Meskipun merokok di dalam penerbangan pertama kali dilarang pada tahun 1987 di Australia , diikuti oleh Amerika Serikat pada tahun 1988 dan Uni Eropa pada tahun 1997, pesawat masih harus memiliki tempat untuk membuang rokok dengan aman guna mencegah potensi kebakaran.

Dalam video di TikTok , pramugari Jessica menjelaskan alasannya.

Dia berkata: “Mengapa masih ada asbak di pesawat jika merokok dilarang?

Baca: Rahasia Dibalik Lampu Pesawat yang Dimatikan saat Lepas Landas dan Mendarat!

“Karena, jika ada yang tidak mengikuti aturan, maka merupakan persyaratan hukum untuk memiliki tempat yang aman untuk membuang rokok di dalam pesawat.”

Dalam video tersebut, Jessica mendemonstrasikan cara membuka asbak kecil yang diletakkan tepat di bawah tanda “dilarang merokok” di dalam kamar mandi pesawat.

Dilansir dari thesun, meski hanya mendapat beberapa ribu penayangan di TikTok, beberapa orang langsung berkomentar untuk menyampaikan pendapat mereka.

Seseorang menulis: " Pramugari di sini, ini karena orang-orang akan mencoba melanggar peraturan, dan kami lebih memilih mereka menggunakan asbak untuk menyembunyikan rokok mereka daripada menyebabkan bahaya kebakaran dengan menyembunyikannya di sudut kecil."

Meskipun mungkin sulit dipercaya, pramugari Swoop, Kaylee, mendukung hal ini dalam videonya sendiri di platform media sosial.

Baru-baru ini, Sophie Tang yang merupakan seorang solo traveler wanita juga memposting video tentang asbak pesawat.

Dia menambahkan: "Tahukah Anda bahwa memiliki asbak dalam penerbangan merupakan persyaratan hukum ?

Baca: Pramugari Bongkar Misteri Hilangnya Baris ke 13 di Dalam Pesawat

“Meski tidak boleh merokok, tapi kalau ada yang menyalakan rokok, harus ada tempat untuk mematikannya.”

Meskipun larangan merokok telah diberlakukan selama beberapa dekade, penumpang diketahui melanggar peraturan selama bertahun-tahun.

Misalnya, pada tahun 2019, seorang pria mengejutkan penumpang setelah merokok di pesawat saat bepergian ke Minnesota dengan penerbangan Spirit Airlines.

Penumpang yang kedapatan merokok di dalam pesawat dapat didenda hingga $4.000, meskipun biaya ini bisa lebih tinggi jika terjadi insiden lain, seperti mengganggu penerbangan dan merusak detektor asap.

Wisatawan juga bisa menghadapi konsekuensi lain, termasuk ditangkap dan dilarang menggunakan maskapai penerbangan tersebut di masa depan.

Maskapai penerbangan juga melarang vaping dan rokok elektrik di dalam pesawat pada tahun 2015, sehingga membawa vape ke dalam pesawat adalah hal yang legal, namun merokok adalah hal yang ilegal.

Vape dan rokok elektrik harus disimpan di dalam tas jinjing penumpang.

Pasalnya, baterai litium yang terdapat pada vape diketahui dapat meledak saat disimpan dan terbakar.

Penumpang perlu berkonsultasi dengan maskapai penerbangan mereka untuk mengetahui berapa banyak vape yang boleh mereka bawa ke dalam pesawat.

Wisatawan juga harus memeriksa undang-undang vaping di negara lain karena beberapa negara, seperti Thailand, Kamboja, dan Singapura memiliki peraturan anti-vaping yang ketat.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Mengapa Pesawat Masih Menyediakan Asbak Meski Merokok Dilarang?

 

# Asbak # Merokok # Pesawat # kamar mandi # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Anggraini Puspasari
Sumber: TribunTravel.com

Tags
   #pesawat   #asbak   #merokok   #kamar mandi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved