Local Experience
Sikap Pantang Menyerah Jenderal Sudirman saat Perang Gerilya Walau dengan Satu Paru-paru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Salah satu kiprah Jenderal Sudirman dalam mempertahankan Indonesia adalah perang gerilya yang berlangsung pada akhir Desember 1948 awal Juli 1949.
Gerilya adalah cara berperang sembunyi-sembunyi dan menyerang dengan tiba-tiba.
Selama perang gerilya, pasukan yang dipimpin Jenderal Sudirman melalukan penyerangan ke pos-pos yang dijaga Belanda atau saat konvoi.
Strategi perang gerilya ini bertujuan untuk memecah konsentrasi Belanda.
Bagi Jenderal Sudirman, tidak ada kata menyerah meskipun kondisinya sangat menyulitkan.
Sebenarnya, saat itu, Jenderal Sudirman sedang mengalami sakit tuberkulosis (TBC). Kondisi itu membuat paru-paru beliau hanya berfungsi 50 persen.
Memang sebelumnya saat Jenderal Sudirman berdiskusi dengan Presiden Soekarno, Presiden memintanya untuk beristirahat karena kondisinya yang sedang sakit.
Namun, menurut ahli sejarah, Jenderal Sudirman justru menjawab “Tidak, Bung! Saya tetap bersatu dengan rakyat. Karena sesuai dengan ucapan saya, saya harus bergabung dengan rakyat, menentukan kemerdekaan Indonesia".(*)
Video Production: Eftian Rio Prayoga
Sumber: Tribunnews.com
Local Experience
Noon Cafe Hadirkan Ruang Nyaman, Kopi Lokal Mamasa dan Konsep Minimalis Modern di Mamuju Sulbar
Senin, 27 April 2026
Local Experience
Liburan Seru dengan Beri Makan Buaya Muara Langsung di Taman Buaya Asam Kobang Kota Medan
Minggu, 26 April 2026
Local Experience
Bolen Lumer Zahira, UMKM Rumahan Berawal dari Hobi hingga Tumbuh Lewat Kualitas dan Konsistensi
Sabtu, 25 April 2026
Local Experience
Danau Perintis Jadi Wisata Favorit dengan Panorama Indah dan Ikon Perahu Unik yang Menarik
Jumat, 24 April 2026
LIVE UPDATE
Lansia WNA Asal Belanda Ditemukan Tewas di Rumah Sewaan Batam Kota, Jasad Sudah Membusuk
Rabu, 22 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.