Local Experience
Legenda Artefak Topeng Emas Museum Pasir Angin, Hanya Ada 2 di Indonesia
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kabupaten Bogor ternyata tak hanya memiliki pesona keindahan alamnya saja, namun juga memiliki budaya dan sejarah yang masih ada dan terlindungi sampai sekarang.
Salah satunya ialah Museum Pasir Angin di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Akses menuju Museum Pasir Angin ini terbilang mudah, karena dekat dengan Jalan Raya Leuwiliang Bogor.
Di Museum Pasir Angin ini, kami akan mengulik cerita sebelum era modern yakni 180 derajat dibandingkan jaman sekarang.
Artefak-artefak di Museum Pasir Angin ini berisi peninggalan alat bertani, alat berburu, hingga perhiasan yang tersimpan rapi di dalam museum.
Pak Saepulloh menyebut ada 109 koleksi yang ada di Museum Pasir Angin ini.
Tak hanya berkeliling, kami juga diceritakan tentang sejarah dibalik koleksi yang terpajang di Museum Pasir Angin ini.
Dari berbagai koleksi hasil eskavasi di area pebukitan ini, yang paling menarik perhatian pengunjung adalah soal adanya topeng emas.
Menurut Juru Pelihara, Topeng emas itu dahulunya diperuntukan untuk orang yang sudah meninggal dengan kepercayaan mereka.
Bahkan, topeng tersebut di Indonesia hanya ditemukan dua buah yakni di Pasir Angin dan di Goa Sulawesi Selatan.
Sayangnya, kami tak dapat melihat seperti apa topeng emas itu lantaran demi keamanan, topeng emas itu sudah berada di Museum Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.
Pengungjung hanya bisa melihat ikon atau ciri khas Museum Pasir Angin itu hanya dari gambar dan penjelasan dari Pak Saepulloh.
Selain dari topeng emas tadi, kami juga diceritakan tentang artefak lain dari peninggalan sejarah ini, kami juga bisa mempelajari arkeolog dari beberapa artefak yang dipajang di dalam etalase.
Tribunners juga bisa melihat koleksi Arca yang sudah tak utuh dan punya sejarahnya sendiri.
Pak Saepulloh menyebut Arca yang tak utuh lagi ini karena Gunung Ciampea diambil karang atau kapurnya menggunakan bahan peledak.
Alhasil kemungkinan arca yang hancur ini adalah ulah tangan-tangan tak bertanggung jawab.
Hmm.. sayang banget ya Tribunners,
Beruntungnya ada Museum Pasir Angin yang mengamankan peninggalan sejarah ini.
Nah, tak puas belajar arkeologi di dalam musem saja, kami diajak Pak Saepulloh untuk berkeliling di area sekitar Museum.
Dari pintu masuk inti Museum ini sudah terlihat dari jauh batu besar yang disebut dengan batu monolit atau batu menhir.
Konon diceritakan para terdahulu melakukan ibadah dengan mengelilingi batu menhir ini.
Selain melihat batu besar tadi, kami diajak Pak Saepulloh keliling lagi nih.
Kali ini kita melihat banker yang digunakan untuk para sekutu bersembunyi.
Pak Saepulloh menyebut ada 6 banker yang ada di Museum Pasir Angin ini, dan masing-masing banker saling terhubung satu sama lain.(*)
Video Production: Damara Abella Sakti
Sumber: Tribun Video
Local Experience
Surganya Kuliner khas Jakarta Pecinan Halal yang Hadir di Gorontalo Sajikan Beragam Cita Rasa Lezat
1 hari lalu
Local Experience
Pasar Gaib Jembatan Timang Wonogiri: Suara Ramai Tanpa Wujud di Malam Hari
2 hari lalu
LIVE UPDATE
Pemkot bakal Bangun Prasasti Khusus untuk Margonda, Walkot Bogor: Apresiasi Pejuang Kemerdekaan
3 hari lalu
Local Experience
Noon Cafe Hadirkan Ruang Nyaman, Kopi Lokal Mamasa dan Konsep Minimalis Modern di Mamuju Sulbar
3 hari lalu
Local Experience
Liburan Seru dengan Beri Makan Buaya Muara Langsung di Taman Buaya Asam Kobang Kota Medan
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.