Travel
Dibangun Tahun 1760, Belanda Punya Maksud Tersembunyi saat Membangun Benteng Vredeburg
TRIBUN-VIDEO.COM - Benteng Vredeburg merupakan benteng kolonial yang menjadi saksi bisu peristiwa bersejarah di Yogyakarta.
Benteng yang terletak di dekat Gedung Agung dan Keraton Yogyakarta ini mulai dibangun pada abad ke-18, lebih tepatnya pada 1760.
Benteng Vredeburg dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I atas permintaan pihak Belanda.
Belanda berdalih bahwa pembangunan benteng ini dimaksudkan untuk menjaga keamanan keraton.
Namun sejatinya, keberadaan benteng ini untuk memudahkan pengawasan pihak Belanda terhadap segela kegiatan Keraton Yogyakarta.
Sejak 1992, bangunan benteng ini diubah menjadi Museum Khusus Perjuangan Nasional dengan nama Museum Benteng Vredeburg.
Uniknya, Museum Benteng Vredeburg memiliki koleksi unggulan berupa minirama Kongres Boedi Oetomo, diorama pelantikan Soedirman sebagai Panglima Besar TNI, mesin ketik Surjopranoto, kendil yang digunakan oleh Soedirman, Dokumen Soetomo, dan bangku militer akademi.
Adapun museum dibuka hari Selasa-Minggu jam 07.30-16.00 dan Jumat jam 07.30-16.30 WIB.
Untuk harga tiket dipatok Rp 3.000 bagi dewasa, anak-anak Rp 2.000, rombongan dewasa (min. 20 orang) Rp 2.000, rombongan anak-anak (min. 20 orang) Rp 1.000, turis asing Rp10.000.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Benteng Vredeburg: Sejarah, Fungsi, dan Keunikan Museum
Video Production: Eftian Rio Prayoga
Sumber: Kompas.com
Local Experience
Dari Mahasiswa hingga Pengusaha Donat: Perjalanan Sukses Owner Humble Donat
2 jam lalu
Local Experience
Wisata Edukasi Berkuda di Banjarbaru, Fasilitas Lengkap dari Anak hingga Dewasa
4 hari lalu
Local Experience
Dari Musisi ke Pengusaha Sosial, Perjalanan Seno Eks Drummer Radja Mendirikan Warung Penuh Berkah
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.