Sabtu, 11 April 2026

Travel

Dibangun Tahun 1760, Belanda Punya Maksud Tersembunyi saat Membangun Benteng Vredeburg

Senin, 8 Januari 2024 17:17 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Benteng Vredeburg merupakan benteng kolonial yang menjadi saksi bisu peristiwa bersejarah di Yogyakarta.

Benteng yang terletak di dekat Gedung Agung dan Keraton Yogyakarta ini mulai dibangun pada abad ke-18, lebih tepatnya pada 1760.

Benteng Vredeburg dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I atas permintaan pihak Belanda.

Belanda berdalih bahwa pembangunan benteng ini dimaksudkan untuk menjaga keamanan keraton.

Namun sejatinya, keberadaan benteng ini untuk memudahkan pengawasan pihak Belanda terhadap segela kegiatan Keraton Yogyakarta.

Sejak 1992, bangunan benteng ini diubah menjadi Museum Khusus Perjuangan Nasional dengan nama Museum Benteng Vredeburg.

Uniknya, Museum Benteng Vredeburg memiliki koleksi unggulan berupa minirama Kongres Boedi Oetomo, diorama pelantikan Soedirman sebagai Panglima Besar TNI, mesin ketik Surjopranoto, kendil yang digunakan oleh Soedirman, Dokumen Soetomo, dan bangku militer akademi.

Adapun museum dibuka hari Selasa-Minggu jam 07.30-16.00 dan Jumat jam 07.30-16.30 WIB.

Untuk harga tiket dipatok Rp 3.000 bagi dewasa, anak-anak Rp 2.000, rombongan dewasa (min. 20 orang) Rp 2.000, rombongan anak-anak (min. 20 orang) Rp 1.000, turis asing Rp10.000.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Benteng Vredeburg: Sejarah, Fungsi, dan Keunikan Museum

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Eftian Rio Prayoga
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved