Travel
Jembatan Kaca Seruni Point Bromo Segera Dibuka, Diklaim Aman Buat Wisatawan
TRIBUN-VIDEO.COM - Jembatan kaca Seruni Point di kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur akan segera dibuka jelang akhir tahun ini.
Meski masih tutup, jembatan kaca itu mendadak viral.
Hal ini setelah terjadinya kecelakaan yang memakan korban di Jembatan Kaca The Geong Limpakuwus Banyumas.
Warganet pun mempertanyakan apakah jembatan kaca Seruni Point Bromo ini aman buat wisatawan.
Plt Kepala Dispopar Kabupaten Probolinggo, Heri Wahyudi, mengatakan ketebalan kaca jembatan Seruni Point mencapai 5 cm.
Baca: Wisata Gunung Bromo Sudah Buka seusai Kebakaran, Pengawasan Diperketat
Kemudian tipe kaca yang digunakan yakni Sentry Glass Plus (SGP) berlapis dan dipadatkan.
Kaca-kaca tersebut direkatkan satu sama lain hingga beberapa lapisan laminasi atau interlayer dengan total ketebalan 25,55 milimeter.
Bahan dan ketebalan kaca di jembatan kaca Seruni Point ini pun berbeda dengan jembatan kaca The Geong.
Tebal kaca di jembatan The Geong diketahui 1,2 cm saja dan berbahan tempered glass laminated.
Baca: Wisata Gunung Bromo Sudah Buka seusai Kebakaran, Pengawasan Diperketat
Jembatan kaca Seruni Point sudah diuji coba baik statis dan dinamis. Sehingga jembatan kaca Seruni Point aman," kata Heri dikutip dari Surya.co.id.
Komponen kaca yang digunakan akan melalui preliminary testing di laboratorium hingga uji beban untuk memverifikasi desain sebelum dioperasionalkan.
Strukturnya dilengkapi pula denga double protection steel berupa baja galvanis yang dilapisi cat epoxy agar lebih tahan terhadap karat.
(*)
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Jembatan Kaca di Kawasan Wisata Bromo Diklaim Aman, Pemkab Probolinggo Uraikan Kekuatan Strukturnya
# Seruni Point # Bromo # Jembatan Kaca
Video Production: Anggraini Puspasari
Sumber: Surya
LIVE UPDATE
Jatim Bersolek, Jalur Lingkar Kaldera Tengger Dibangun, Gubernur Khofifah Siapkan Wajah Baru Bromo
Selasa, 14 April 2026
Terkini Daerah
Gunung Bromo Ditutup Sementara hingga 12 April 2026 demi Pemulihan Ekosistem Kawasan Wisata Alam
Jumat, 10 April 2026
Local Experience
Nama Tengger dari Roro Anteng dan Joko Seger, Leluhur Suku Tengger yang Diyakini Keturunan Majapahit
Rabu, 1 April 2026
Local Experience
Yadnya Kasada, Ritual Tahunan Suku Tengger, Melarung Sesaji ke Kawah Bromo sebagai Persembahan Suci
Rabu, 1 April 2026
Local Experience
TNBTS Mencakup Cagar Alam berikut Laut Pasir, Ranu Kumbolo, Ranu Pani, Ranu Darungan, dan Hutan
Rabu, 1 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.