Terkini Daerah
Rekomendasi Tempat Wisata di Lombok Barat NTB
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUN-VIDEO.COM – Event MotoGP Mandalika 2022 akan dilaksanakan dalam dua bulan mendatang, di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah.
Selain kawasan Mandalika, para wisatawan juga dapat menikmati berbagai objek wisata di daerah lain pulau Lombok.
1. Taman Narmada
Taman Narmada dibangun dengan konsep yang menyerupai bentuk wilayah di kawasan Gunung Rinjani.
Taman Narmada dibangun pada tahun 1727 oleh Raja Mataram Lombok, Anak Agung Ngurah Karang Asem, sebagai tempat upacara dan peristirahat anggota keluarga raja pada masa itu, terutama saat musim kemarau.
Karena itu, di Taman Narmada kita juga bisa menemukan aliran-aliran air yang bersumber dari Gunung Rinjani.
Air tersebut dipercaya dapat menjadikan orang yang meminum dan membasuh muka di sana akan awet muda.
2. Batu Layar
Batu layar terletak di Lombok Barat, berbatasan dengan daerah Senggigi.
Daerah ini terkenal dengan deretan penjual jagung yang membuka dagangan mereka sepanjang lintasan batu layar.
Baca: Warga Pagar Alam Ubah Lahan Sawah Jadi Objek Wisata, Usung Tema Alam dan Pertanian
Baca: Pemkot Gorontalo Akan Revitalisasi Kampung Cina dengan Bangun Wisata Kuliner
Menghadap ke barat, tempat ini menjadi langganan para pengunjung melihat sunset sambil menikmati jagung bakar.
3. Tanjung Bias
Jika mencari tempat nongkrong dengan berbagai variasi kuliner di Lombok Barat, maka pantai Tanjung Bias bisa menjadi alternatifnya.
Pantai ini letaknya di pesisir Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar, dengan pemandangan sunset yang menghadap Gunung Agung Bali.
Sembari menikmati pemandanga, pengunjung juga dapat memilih tempat nongkrong dan bersuwa foto di cafe-cafe yang dibangun di sepanjang belakang garis pantai.
Mulanya lokasi Tanjung Bias merupakan perkampungan nelayan biasa, sebelum diubah menjadi perkampungan dengan suasana warna-warni yang memanjakan mata.
Selain tempat nongkrong nyaman dan pemandangan indah, Tanjung Bias juga menawarkan kesempatan bagi pengunjung yang ingin berkeliling sambil menunggangi kuda.
Kuda-kuda tersebut merupakan milik warga yang dimanfaatkan sebagai penambah daya tarik wisata di Tanjung Bias.
4. Hutan Lindung Sesaot
Hutan lindung Sesaot terletak di Dusun Aik Nyet, Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Lombok Barat.
Waktu yang ditempuh dari pusat Kota Mataram untuk mencapai lokasi ini yakni sekitar 30 menit dengan kendaraan roda dua atau empat.
Kondisi hutan yang masih alami dan segar menghadirkan pemandangan hijau di lokasi, ditambah mata air yang berasal dari Gunung Rinjani.
Baca: Intip Keindahan Geosite Sipinsur, Wisata di Sumatera Utara yang Pernah Dikunjungi Presiden Jokowi
Baca: Gencarkan Promosi dan Festival, Andreas Paru Fokuskan pada Sektor Pertanian dan Pariwisata di Ngada
Beberapa pengunjung biasanya memanfaatkan lokasi sebagai tempat camping seraya menghirup udara segar yang dihadirkan pepohonan.
Alat-alat camping maupun jasa penyewaaan pelampung atau ban untuk menambah kenikmatan pemandian di mata air disediakan di lokasi oleh warga lokal.
Selain itu, banyak juga warga lokal yang berdagang menjual berbagai kuliner yang bisa dinikmati saat lapar, termasuk kuliner khas Lombok. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul 4 Rekomendasi Wisata di Lombok Barat, dari Pantai Hingga Hutan
# tempat wisata # Rekomendasi wisata # NTB # Lombok Barat
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribun Lombok
Terkini Regional
Tak Penuhi Persyaratan Teknis, BGN Hentikan Operasional 302 SPPG di NTB
Jumat, 3 April 2026
LIVE UPDATE
Perayaan Nyepi dan Idulfitri Bersamaan, Gubernur NTB Lalu Iqbal Ingatkan Warga Perkuat Toleransi
Selasa, 17 Maret 2026
Regional
LIVE UPDATE: Nyepi & Takbiran Bersamaan di NTB, Antrean Kendaraan Padati Pelabuhan Gilimanuk
Selasa, 17 Maret 2026
LIVE UPDATE
Gubernur Iqbal Soroti Selisih Harga Tiket & Praktik Calo Terminal Mandalika saat Tinjau Fasilitas
Senin, 16 Maret 2026
LIVE UPDATE
Sidak Pasar Brang Biji, Gubernur NTB Soroti Tingginya Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran 2026
Jumat, 13 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.