Jumat, 10 April 2026

LIVE UPDATE

Final Swiss Open, Jadwal & Daftar Spain Masters 2023 hingga Penjelasan Repsol soal Marquez Crash!

Senin, 27 Maret 2023 13:45 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Rekap hasil final Swiss Open 2023, di mana pasangan ranking 55 dunia menjadi juara, sedangkan Chou Tien Chen tumbang.

Rangkaian pertandingan final telah berlangsung di St Jakobshalle, Basel pada Minggu (26/3/2023).

Dan hasilnya, melahirkan sejumlah kejutan yang terjadi di sektor ganda putri dan tunggal putra.

Serta, jadwal Spain Masters 2023, dan daftar wakil Indonesia yang akan bertanding.

Spain Master 2023 akan berlangsung pada 28 Maret hingga 2 April mendatang di Madrid, Spanyol.

Dan Indonesia, akan menurunkan total 24 pemain.

Dikutip dari Tribunnews.com, rincian dari 24 pemain tersebut adalah 14 pemain di kategori drawing utama, tiga kualifikasi, dan tujuh sebagai cadangan.

Hingga, penjelasan Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, terkait insiden yang melibatkan Marc Marquez.

Kekacauan yang dilakukan Marquez timbul tanpa ada niatan buruk, itu murni kesalahannya.

Baca: Viktor Axelsen Keok Oleh Chou Tien Chen di Semifinal Swiss Open 2023: Tren Buruk Belum Berlalu

Diketahui, Marquez menjadi penyebab utama yang merugikan dua pembalap sekaligus, yaitu Miguel Oliveira (RNF Aprilia) dan Jorge Martin (Pramac Racing), pada MotoGP Portugal 2023.

Dikutip dari BolaSport.com, Oliveira menjadi pembalap yang paling terdampak akibat ulah Marquez dengan kecelakaan yang cukup mengerikan.

Selain itu, asa Oliveira untuk tampil bersinar di depan publik sendiri juga harus pupus.

Sedangkan bagi Martin, ia terpaksa melebar dari trek dan kehilangan posisi di barisan depan.

Tampil luar biasa dalam balapan sprint pada Sabtu, Marquez seakan berubah menjadi tokoh antagonis yang geram terhadap aksinya di lintasan.

Marquez gagal mengerem dengan baik saat hendak memasuki tikungan 3, dalam balapan yang digelar pada Minggu (26/3/2023).

Selaku manajer, Puig memberikan klarifikasinya imbas insiden yang melibatkan pembalap andalannya tersebut.

Baca: Pol Espargaro Cedera Parah seusai Sesi Latihan Bebas Kedua MotoGP 2023 Portugal di Sirkuit Algarve

Puig mengatakan kepada mikrofon DAZN dikutip Motosan, jika ban keras yang digunakan Marquez belum berada di suhu terbaik.

Ban tersebut masih cukup dingin pada awal lomba.

Puig menambahkan, bahkan ketika Marquez mengerem, ban depannya terkunci.

Dan itulah penyebab Marquez gagal mengurangi kecepatan hingga akhirnya tabrakan pun tak terhindarkan.

Bukan niat Marquez untuk menyalip, tetapi ketika ban depannya terkunci, situasi menjadi rumit.

"Marquez keluar dengan ban keras di depan. Mungkin, mungkin juga tidak, ban tidak dalam kondisi yang baik," kata Puig kepada mikrofon DAZN dikutip Motosan.

"Dia mengerem, ban depan terkunci, dan ketika melepaskan rem, motornya, secara logika dengan beban yang dibawanya, melesat dan dia tak bisa menghindari tabrakan."

"Bukan niatnya untuk menyalip, tetapi ketika ban depannya terkunci, situasi menjadi rumit dan itulah yang terjadi."

"Kemudian motornya meluncur dan tidak mungkin berhenti. Tetapi, itu bukan niatnya karena dia tidak berada dalam jarak untuk menyalip. Itulah yang terjadi," ujar Puig menjelaskan.

Itulah yang pasti, jika Marquez tak ada niatan untuk menyalip pembalap yang berada di depannya.

Sebuah ucapan permintaan maaf, juga sudah disampaikan Marquez kepada Oliveira beserta tim dan publik tuan rumah.

Baca: Manchester United Incar Striker Randal Kolo Muani, Tampil Gemilang Bersama Eintracht Frankfurt

Marquez telah mendatangi garasi Aprilia untuk meminta maaf, begitu pula kepada para penggemar Oliveira ke arah tribun.

"Saya menghindari Martin tetapi kemudian ada Oliveira dan saya tidak dapat mengindarinya," kata Marquez.

"Itu adalah kesalahan besar dan mereka menghukum saya. Saya minta maaf kepada Oliveira , kepada timnya dan kepada seluruh GP Portugal," ucap Marquez.

Puig menyatakan jika Marquez sudah menyadari kesalahannya.

Tapi, dalam balapan apapun bisa terjadi dan tentunya termasuk sesuatu yang tidak diinginkan.

Puig juga mengungkapkan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada Aprilia.

"Itu adalah kesalahan, hal-hal seperti ini terjadi dan ban menjadi terhalang, mungkin ban belum berada pada suhu yang tepat," kata Puig menjelaskan.

"Itu adalah ban yang keras dan peristiwa ini bisa terjadi. Sayang sekali hal itu terjadi dan ada pembalap lain yang terlibat."

"Kami ingin meminta maaf di depan Aprilia dan di depan Oliveira karena itu sama sekali bukan keinginan Marc. Bukan niatnya untuk terjatuh dan mengalami patah jari"

"Banyak hal yang bisa dan memang dapat terjadi dalam balapan," pungkas Puig.

(*)

(Tribun-Video.com/YessyWienata)

# LIVE UPDATE # Final Swiss Open 2023 # Spain Masters 2023 # MotoGP 2023 # Marc Marquez

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved