Minggu, 3 Mei 2026

Bertahan dengan Alat Tradisional, Kain Tenun Pagatan Dikenal hingga Luar Negeri

Kamis, 27 Juni 2019 11:46 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Tanahbumbu, salah satu Kabupaten di Kalimantan Selatan (Kalsel) mempunyai beragam kearifan lokal. Salah satunya Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir dengan kearifan lokalnya sebagai sentra perajin kain tenun.

Kerajinan yang merupakan sebagai usaha turun temurun ini, masih sangat tradisional dalam proses pembuatannya. Mulai dari bahan baku benang, diolah hingga menjadi kain.

Selain proses pembuatan kain tenun masih sangat tradisional, seperti penggunaan alat untuk menyatukan perhelai benang sampai menjadi kain dengan beragam warna dan motif.

Kerajinan kain tenun bisa dibilang masih tergolong usaha rumahan (home industri) itu, pun proses pewarnaannya juga masih sangat tradional. Dilakukan secara manual atau tenaga pekerja (manusia).

Pembuatan kain tenun dikenal dengan sebutan kain tenus khas Pagatan, ini perajin menggunakan bahan baku benang tiga macam. Antara lain bahan dari benang katun, semi sutra hingga sutra.

Harga pun begaram. Kain tenun dari bahan katun berkisar dari harga Rp 200 ribu, sedangkan bahan semi sutra seharga Rp 300 ribu hingga Rp 3,5 juta.

Hajjah Suriani pemilik kerajinan kain tenun, menuturkan usaha kerajinan digeluti sejak 2011 atau sekitar 9 tahun silam.

"Sebenarnya kerajinan tenun sudah lama ada, sejak masih kecil. Hanya saya diminta tante melanjutkan sejak tahun 2011," kata Hajjah Suriani.

Menurut Suriani, dia awalnya bingung untuk melanjutkan usaha tenun dari 'warisan' keluarga tersebut. Karena ketidak tahuannya dalam hal proses awal pembuatan.

Namun teknik-teknik proses pembuatan hingga menjadi kain tenun, tidak berlangsung lama bisa sudah bisa dikuasai Hajjah Suriani.

Dilanjutkan ibu dari empat orang anak itu, pengetahuan dan teknik-teknik proses pembuatan kain tenun diketahui setelah mendapat pembinaan Pemerintah Daerah era kepemimpinan Mardani H Maming, melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Seiring berjalannya waktu, kerajinan kain tenuh dikenal tenun Pagatan ini terus dikenal masyarakat, bahkan hingga luar Kalimantan Selatan. Di antaranya, Jakarta, Kalimantan Timur dan beberapa provinsi lainnya.

Bahkan kain tenun Pagatan dengan ribuan motif diciptakakan, meski diproduksi masih secara tradisional dengan jumlah pekerja sekitar 50 orang.

Kualitasnya dan kuantitas pembuatannya yang sangat apik, juga mulai dikenal hingga ke tingkat Asia. Di antaranya Filipina.(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Editor: Novri Eka Putra
Sumber: Banjarmasin Post

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved