Bubur Banjar, Kuliner Khas yang Tetap Eksis
TRIBUN-VIDEO.COM - Mentari pagi baru saja memancarkan sinarnya, delapan varian rasa bubur khas Banjar pun sudah tersaji rapi di etalase milik Susi yang beralamat di Jalan Dharmawangsa, Beruntung Jaya Banjarmasin.
Sebelum siap dipasarkan, kuliner bubur tersebut melewati proses pembuatan yang cukup panjang, terlebih ada delapan rasa yang dibuat, yakni bubur baayak, bubur rendang, bubur sumsum, bubur kacang hijau, bubur gunting, bubur ketan hitam, dan bubur hintalu karuang.
Rutinitas pagi dimulai pukul 07.00 Wita, Susi bersama karyawannya membuat delapan varian rasa bubur khas Banjar, kurang lebih 2 jam bubur siap dijual.
"Semua bubur memiliki proses pembuatan yang berbeda, bubur baayak misalnya, untuk gulanya harus direbus dulu baru di bikin adonan untuk bubur baayaknya, bahannya dari tepung beras dan tepung gandum. Membutuhkan waktu kurang lebih satu jam," jelasnya.
Di antara delapan bubur tersebut, diakuinya bubur hintalu karuang paling banyak peminatnya. Selain itu bubur berbentuk bulat ini juga paling rumit proses pembuatannya.
Konsumen yang ingin memesan dalam jumlah banyak, harus memesan H-1 sebelum pembuatan sebab untuk membuat bulatan buburnya membutuhkan waktu yang lama. Bubur sumsum juga demikian, proses pengadukan santan dan tepung dilakukan kurang lebih satu jam hingga matang, tepungnya 1,5 kg dan santan 2 kg.
Selain berjualan di warung yang buka mulai pukul 09.00-17.00 Wita, Susi juga memasarkan produknya melalui media sosial Facebook dan Instagram. Dalam sehari mampu memproduksi 350 gelas.
Pelanggan di tempatnya didominasi dari instansi Perbankan, instansi transmigrasi, BKKBN, dan Polresta melalui pemesanan secara online, dan pihak Susi mengantarkan ke instansi yang memesan. Dari hasil penjualan, diungkapkannya omzet mencapai Rp 1 juta lebih.
Dia pun mengharapkan Pemerintah Daerah lebih memperhatikan dan melestarikan kuliner khas banua terutama bubur banjar delapan rasa.
"Saya selaku orang asli banua sangat berharap bubur khas Banjar dapat menjadi menu wajib acara resmi pemerintahan, terlebih saat ada tamu dari luar daerah yang datang sehingga sekaligus memperkenalkan kuliner khas banua," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Tim)
Sumber: Banjarmasin Post
Local Experience
Ketan Mansour di Bogor, Inovasi Ketan Tradisional Berpadu Es Krim Favorit Anak Muda
Kamis, 30 April 2026
Prakiraan Cuaca
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis 30 April 2026 Waspada Potensi Hujan Lebat di Jawa dan Sulawesi
Rabu, 29 April 2026
Local Experience
Surganya Kuliner khas Jakarta Pecinan Halal yang Hadir di Gorontalo Sajikan Beragam Cita Rasa Lezat
Rabu, 29 April 2026
LIVE UPDATE
Sabu 1,7 Kilo dan 280 Butir Ekstasi Dimusnahkan Polres Banjarbaru, Enam Orang Jadi Tersangka
Selasa, 28 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.