Ikan Buntal, Ikan Beracun yang Bisa Mematikan Manusia
Ikan Buntal, Ikan Beracun yang Bisa Mematikan Manusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Makan ikan biar pintar. Tapi hati-hati, ada juga ikan beracun yang bisa menewaskan manusia.
Benarkah? Mari kita lihat perjalanan Tribunnews.com bersama para nelayan di kawasan Pantai Padang, Sumatera Barat.
Pada Minggu (17/2/2019) pagi yang cuacanya cukup cerah, Tribunnews.com menyambangi kawasan pantai yang berada persis di pinggir Kota Padang.
Pagi itu para nelayan bergotong-royong menjaring ikan di kawasan sekitar pantai.
Ingat, bergotong royong. Bukan sendirian. Kerja bersama itu dilakukan lantaran jaring yang digunakan menjala ikan, berjenis super besar.
Awalnya, jaring yang panjangnya lebih dari 100 meter itu dibawa menggunakan perahu ke posisi agak tengah laut.
Nelayan tak menjala ke jauh tengah laut,lantaran saat ini ombak di Samudera Hindia sedang tak bersahabat.
Begitu jala berhasil ditebar oleh beberapa nelayan menggunakan kapal, nelayan berjumlah 6-8 orang menarik jala dari pinggir pantai.
Tali jaring diikat ke celana atau sarung yang diikatkan ke badan.
Selanjutnya, jaring ditarik perlahan. Persis menarik layangan.
Secara pelan namun pasti, jaring mulai tertarik ke pinggir pantai.
Sampai lah akhirnya jaring terlihat mengurung ikan-ikan dan biota laut lainnya.
Pantauan Tribunnews, tak hanya ikan yang terjaring. Sampah plastik pun ikut terbawa jaring.
Begitu jaring dibuka di atas pasir, terlihat berbagai jenis ikan.
Paling banyak terjaring adalah ikan Gambolo. Terjaring juga kepiting, udang, ikan layur.
Terkadang ikan kakap, kakap merah, ikan tongkol juga terjaring.
Namun yang mengejutkan, terlihat ikan berbadan gendut untuk ukurannya yang terkategori pendek.
Perutnya besar menggembung. Ikan tersebut malah dibuang oleh nelayan.
"Ini ikan beracun," ujar salah seorang warga menjelaskan.
Nelayan yang sibuk memilah ikan pun juga mengatakan hal serupa. "Racunnya berbahaya. Namanya ikan buntal," ujar sang nelayan.
Terlihat ikan gendut itu mengelepar di pantai. Kemudian warga lain memindahkan ikan ke pinggir laut, agar kembali ke lautan lepas.
"Ikan buntal itu yang berbahaya durinya. Jika kita makan ikan itu dan kena durinya, badan kita akan bentol-bentol. Kalau tidak lekas diobati, racun bisa kemana-mana dan bisa meninggal," ujarnya.
Oleh karena itu, ikan lebih baik dikembalikan ke lautan.
Anakan ikan buntal pun juga sama. Para nelayan memilih mengembalikan ikan dan anakannya ke lautan agar kembali hidup di lautan lepas.(tribunnews/yulis sulistyawan)
Reporter: Yulis Sulistyawan
Videografer: Yulis Sulistyawan
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Padang
Tribunnews Update
Tak Bisa Melaut, Nelayan Terpaksa Gadai Rumah Jelang Lebaran: Anak-anak Nangis Minta Baju Baru
Sabtu, 21 Maret 2026
LIVE UPDATE
Heboh! Nelayan di Petaling Belitung Temukan Sabu 20 Kg Mengapung di Laut, Polisi Turun Tangan
Kamis, 12 Maret 2026
LIVE UPDATE
Implementasi Kampung Nelayan Merah Putih, Raja Ampat Tunggu Peresmian Bersama KKP
Kamis, 5 Maret 2026
LIVE UPDATE
Waspada Curanmor di Batam! Polda Kepri Ringkus Sejumlah Nelayan Curi Motor di 41 Titik Lokasi
Sabtu, 28 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.