Terkini Daerah
Pengakuan EO Don't Stop Fest Lewat Penasehat Hukum: Sudah Lakukan Event tapi Skala Bersifat Lokal
TRIBUN-VIDEO.COM - Permintaan maaf dilontarkan oleh pihak event organizer (EO) konser musik Don't Stop Fest (DSF).
Melalui penasehat hukum mereka, Guruh Teguh Jendradi mengatakan bahwa EO secara tulus dan mendalam memohon maaf atas segala kejadian.
Hal itu dikatakan oleh Guruh Teguh Jendradi kepada TribunSolo.com, Kamis (27/7/2023).
"Kami mewakili EO dalam hal ini penyelenggara event DSF secara tulus secara ikhlas dan perasaan yang mendalam, mohon maaf atas segala kejadian yang semestinya tidak perlu terjadi, namun menimbulkan dampak kerusuhan, kericuhan dan mengakibatkan ketidakkondusfian khususnya di wilayah karanganyar, wilayah hukum polres karanganyar," kata penasehat hukum EO DSF, Guruh Teguh Jendradi kepada TribunSolo.com, Kamis (27/7/2023).
"Hal itu kita sampaikan, memang kita prihatin, sehingga muncul hal-hal yang sebenarnya tidak harus terjadi. dan dari pihak EO menyampaikan itu sebagai permohonan maaf yang mendalam, yang secara tulus," tambahnya.
Dikutip dari TribunSolo.com pada (28/7), EO konser DSF terdiri dari tiga orang bersifat perseorangan.
"EO ini masih bersifat personal, artinya kreatif anak-anak muda untuk melakukan usaha dibidang event organizer," kata Guruh.
Baca: Diundang ke Maluku Tengah untuk Hari Anak Nasional, Cinta Laura Tak Dibayar, Aksinya Banjir Pujian
Mereka berasal dari Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Boyolali.
Pengakuan dari ketiganya melalui penasehat hukum mengatakan bahwa selama ini hanya menggelar event-event berskala kecil bersifat lokal.
Sehingga untuk menggelar event skala nasional baru dilakukan untuk pertama kalinya.
Tapi naas, karena adanya hal-hal yang diluar kendali mereka, hingga akhirnya konser batal digelar hingga menimbulkan kericuhan.
"Memang sebelumnya sesuai data yang saya lihat, mereka sudah melakukan event-event tapi masih dalam skala yang bersifat lokalan, sehingga ini event besar, skalanya nasional yang digelar pertama," tambahnya.
Sebatas informasi, seluruh kerugian akan ditanggung oleh ketiga orang EO tersebut menggunakan uang pribadi.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Pengakuan EO Dont Stop Fest di De Tjolomadoe : Belum Pernah Garap Event Skala Besar, Cuma Lokalan
# kerusuhan # konser # event organizer # De Tjolomadoe
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: TribunSolo.com
Terkini Daerah
KDM Bantu Pedagang yang Kiosnya Dibakar Perusuh May Day di Bandung, Lunasi Utang & Beri Pekerjaan
Senin, 4 Mei 2026
Tribunnews Update
KDM Bantu Pedagang Menangis Kiosnya Dibakar saat Kerusuhan May Day, Lunasi Utang & Beri Kerjaan Baru
Senin, 4 Mei 2026
Terkini Daerah
Polisi Tetapkan 6 Pelajar Tersangka Kerusuhan May Day di Bandung, Positif Tramadol & Bawa Molotov
Minggu, 3 Mei 2026
Tribunnews Update
6 Pelajar Jadi Tersangka Kerusuhan May Day di Bandung, Positif Tramadol hingga Bawa Bom Molotof
Sabtu, 2 Mei 2026
Terkini Nasional
Dedi Mulyadi soal Kerusuhan di Bandung saat Peringatan May Day 2026: Semoga Disadarkan
Sabtu, 2 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.