Jumat, 15 Mei 2026

Istri Bripka Faisal Melahirkan Dua Hari setelah sang Suami Dibunuh Perompak Laut

Selasa, 28 Agustus 2018 17:28 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Bripka Anumerta Faisal telah pergi untuk selamanya meninggalkan Siti Nur Rahmi (27), sang istri.

Rahmi tengah hamil delapan bulan dan diperkirakan akan melahirkan pada September.

Ia pun tak kuasa menahan tangis saat jenazah suami tiba di rumahnya di Desa Rambong, Kemukiman Beuraca, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (27/8/2018) siang.

"Yang sabar Nak, Ayah sudah tiada," ucap Rahmi sembari mengelus perutnya, seperti dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com.

Namun tak disangka, dua hari setelah Faisal meninggal, Rahmi melahirkan bayi yang ia kandung.

Menurut informasi yang beredar, satu di antaranya diunggah pengguna akun Facebook Dedi Suheri, buah cinta Rahmi dengan Faisal tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Baca: Video Viral 3 Anggota Polisi Berpose Injak Ikan Hiu Tutul, Begini Kata Polda DIY

Bayi mungil itu lahir Selasa (28/8/2018), lebih awal dari prediksi dokter, yakni September.

"Alhamdulillah pada Tanggal 28_08_2018. Telah lahir anak Almarhum dari Bripka Faisal yang gugur dalam tugas.

Semoga anaknya menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan negara. Semoga dapat melanjutkan perjuangan sang ayah suatu hari nanti," tulisnya.

Faisal meninggal dibunuh kelompok kriminal bersenjata di area Pantai Bantayan, Seunudon, Aceh Utara, Minggu (26/8/2018) dini hari.

Tribun-Video.com melansir Serambi Indonesia, saat itu Faisal hendak menyergap komplotan penyelundup narkoba beranggota enam orang.

Namun, Faisal gugur dengan luka tusuk di mata, perut, dan bahu.

Baca: Video Viral Kevin Sanjaya Diam-diam Intip Jonatan Christie saat Bertanding, Direkam Atlet Asal Macau

Senjata jenis AK-56 dan pistol revolver milik korban juga diambil.

Malam harinya, tim gabungan berhasil menangkap seluruh anggota perompak laut bernama "Setan Botak Perlak" itu.

"Betul, sudah ditangkap enam orang, satu sudah meninggal dunia. Penangkapan terhadap enam pelaku tersebut dilakukan petugas dalam waktu kurang lebih 18 jam," ujar Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Misbahul Munawar.

"Dikarenakan salah satu tersangka atas nama Zulkifli bin Usman melakukan perlawanan dengan cara melempar granat ke petugas, sehingga terpaksa dilakukan tindakan represif yang mengakibatkan tersangka meninggal dunia," jelas Misbahul.

Simak video di atas. (Tribun-Video.com/Eleonora Padmasta EW)

TONTON JUGA:

Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Reporter: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Kelahiran Bayi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved