Terkini Daerah
Pertamina di Manokwari Akhirnya Kembali Dibuka setelah Dipalang oleh Pemilik Hak Ulayat
TRIBUN-VIDEO.COM, MANOKWARI - Pemalangan yang dilakukan oleh sejumlah pemilik hak ulayat di PT Pertamina Fuel Terminal Manokwari, Papua Barat, akhirnya kembali dibuka, Jumat (11/11/2022).
Hal tersebut diungkapkan oleh Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub-Holding Comersial and Trading Regional Papua Maluku Edy Mangun.
"Pertamina Fuel Terminal Manokwari telah kembali dibuka dan dapat beroperasi secara normal," ujar Edy.
Terkait keterlambatan distribusi bahan bakar minyak (BBM), Edy pun memohon maaf kepada seluruh masyarakat.
Hanya saja, setalah dilakukan pembukaan palang sekira pukul 18.00 WIT, pihaknya langsung melakukan normalisasi baik di Manokwari Raya.
Baca: Bjorka Klaim Bocorkan 44 Juta Data MyPertamina, Patok Harga Rp 392 Juta, Ini Penjelasan PT Pertamina
Baca: Respons Pertamina terkait Bjorka Klaim Telah Membobol & Menjual Data Pengguna dari MyPertamina
"Saya minta agar masyarakat tidak perlu panik dan cemas terkait stok hingga hari ini sangat cukup," tuturnya.
"Untuk semua produk BBM kita masih aman hingga 15 hari ke depan."
Edy berharap, semua pihak harua bisa menanti setiap proses hukum yang tengah bergulir di Mahkamah Agung (MA).
"Tidak boleh melakukan aksi-aksi yang bertentangan dengan hukum di negara kita," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunpapuabarat.com dengan judul Setelah Dipalang oleh Pemilik Ulayat, Pertamina Manokwari Kini Dibuka: Stok Sangat Cukup
Video Production: Puput Wulansari
Sumber: Tribun papuabarat
Tribunnews Update
Geger Aksi Kejar-kejaran 2 Wanita di SPBU Slipi, Diduga Penganiayaan hingga Jambak Rambut Korban
4 hari lalu
Live Tribunnews Update
Antrean Warga Palangka Raya Mengular hingga 1 Km di SPBU, Pertamina Klaim Sudah Tambah Stok
5 hari lalu
Tribunnews Update
Anak Riza Chalid Jalani Sidang Banding Kasus Minyak Pertamina, Saksi Beberkan Fakta Sewa Tangki OTM
7 hari lalu
LIVE UPDATE
Cegah Gangguan Keamanan saat Antre BBM, Polres Rote Ndao Intensifkan Monitoring di Sejumlah SPBU
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.