Jumat, 10 April 2026

Mencuri Sejak 1993, Herman Memulai dari Pakaian Dalam Wanita

Kamis, 29 Maret 2018 11:56 WIB
Tribun Timur

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-VIDEO.COM - Catatan kriminal dari seorang residivis, Herman Rahim (55), dimulai dari kasus pencurian pakaian dalam wanita, BH.

Pencurian itu kata Herman, dimulainya dari tahun 1993. Dimana, Catatannya di dunia kriminal itu diceritanya saat di kantor Polsek Tamalate, Rabu (28/3/2018).

"Saya sudah sembilan kali mencuri pak, pertama kali saya mencuri BH disebuah rumah di makassar, saya sudah lupa itu dimana lokasinya," ungkap Herman.

Diketahui, Herman kembali berurusan dengan polisi setelah dia mencuri Laptop milik jamaah masjid Nurul Tayyibin, di Jl Mappaodang, pada 17 Maret 2018 lalu.

Waktu itu, Herman berpura-pura hendak menjalankan salat Ashar di masjid yang terletak tidak jauh dari Rujabnya Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel.

Lanjut ceritanya, usai residivis Herman mencuri BH dan rencananya dijual dan uangnya diberi ke istrinya. Pelaku malah keburu tertangkap personel kepolisian.

"Waktu itu sebelum saya menjual BH, saya ditangkap karena korbannya lapor polisi. Dari situ saya mencuri dibeberapa masjid yang ada di makassar" ujarnya.

Herman, warga asal Jl Tinumbu Kota Makassar, mempunyai dua istri, 7 anak dan dua cucu ini, punya catatan kriminal sebagai spesialis pencurian di masjid.

Kanit Reskrim Polsek Tamalate IPTU Ismail mengungkapkan, dalam catatan residivis Herman, pernah delapan kali mencuri di masjid berbeda di Makassar.

"Pelaku punya delapan kasus pencurian spesialis di masjid, pelaku juga pernah dipenjarakan karena kasus pencurian di daerah maros," ungakp IPTU Ismail.

Aksi Herman di masjid Nurul Bayyinah, terekam oleh CCTV. Dalam rekaman itu, Herman beraksi saat jamaah sedang menunaikan ibadah salat Ashar.

"Jadi waktu itu, dia (Herman) mengaku mengambil laptop tersebut saat jamaah sedang bersujud, saat itulah dia ambil laptop didalam maajid," jelas Ismail.

Namun, saat Herman ditangkap di Jl Rappocini. Petugas tidak menemukan barang bukti Laptop, karena pelaku telah menjualnya ke penadah.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Timur

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved