Kamis, 30 April 2026

Terkini Daerah

Polemik Pernyataan Danu soal Banpol, Pengacara Pertanyakan Polisi Sebut Tak Ada Banpol di TKP Subang

Rabu, 10 November 2021 18:44 WIB
Tribunnews Bogor

TRIBUN-VIDEO.COM -- Pengakuan Danu soal Banpol di lokasi tewasnya Tuti dan Amalia di Subang masih menjadi misteri.

Belum lama ini, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago membantah pernyatan Danu.

Pernyataan Kabid Humas soal Banpol juga ditanggapi pengacara Danu, Achmad Taufan.

Achmad Taufan menjelaskan soal Banpol saat mendampingi Danu menjalani pemeriksaan di Polres Subang, Rabu (10/11/2021).

Keponakan dan anak almarhum Tuti itu datang ke Satreskrim Polres Subang tepat pada pukul 11.00 WIB.

Baca: Yosef Pertanyakan Danu dan Oknum Banpol Masuki TKP Kasus Subang: Kan Sudah Dipasang Garis Polisi

Achmad Taufan menjelaskan, dengan agenda pemanggilan kali ini Danu sudah dipanggil polisi sebanyak 12 kali.

Sementara klien lainnya yakni Yoris sudah 8 kali dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Dengan adanya pemanggilan kali ini, Danu sudah dipanggil 12 kali kalo Yoris 8 kali yah, dua-duanya langsung dipanggil hari ini," ucap Achmad Taufan di Polres Subang, dilansir dari TribunJabar, Rabu (10/11/2021).

Menurut Taufan, agenda pemanggilan dari kedua kliennya seharusnya dilakukan pada Senin (8/11/2021) kemarin.

Namun, pihaknya meminta diundur dengan alasan kliennya seperti Danu yang merasa kelelahan pasca diperiksa secara marathon.

"Sebelumnya memang hari Senin agendanya, terus kita meminta undur jadi Rabu, kita juga sudah mengajukan surat untuk diundur kepada pihak kepolisian," katanya.

Dalam pemeriksaan kali ini, Achmad Taufan mengaku tidak tahu soal pertanyaan yang akan diajukan penyidik.

"Konteksnya kita masih belum mengetahui pemeriksaannya apa kita lihat setelah diperiksa nanti," Achmad menambahkan.

Tak hanya itu, pengacara Danu pun ikut menanggapi ucapan Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago.

Sebelumnya, Kombes Pol Erdi A Chaniago secara tegas membantah ucapan Danu soal keterlibatan oknum Banpol dalam kasus Subang.

Erdi mengatakan dalam proses penyelidikan kasus Subang, informasi yang bisa dipercaya hanya dari penyidik saja.

"Kita tetap percaya pada proses penyelidikan yang dilakukan Polres Subang," kata Kombes Pol Erdi A Chaniago seperti dikutip dari Tribun Jabar, Selasa (8/11/2021).

Menurut Erdi, informasi seperti yang diungkap Danu soal Banpol ini tak bisa dibuktikan.

"Informasi-informasi tersebut selayaknya harus dari informasi resmi dari penyidik.

Ini kan dari beberapa saksi yang mungkin sudah mengarah pada seseorang yang menimbulkan kepanikan sehingga yang bersangkutan bercerita tanpa bisa dibuktikan," katanya.

Baca: Kabar Terbaru Kasus Subang, Yoris dan Danu Kembali Dipanggil Polisi, Total Sudah Dipanggil 12 Kali

Pihaknya menegaskan tetap berpedoman pada hasil penyidikan yang dilakukan oleh Polres Subang berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, saksi, olah TKP hingga hasil autopsi.

"Jadi, tidak usah mendengar hal lain dari Banpol atau yang lain, itu keterangan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan," katanya.

Erdi menekankan bahwa TKP pembunuhan Tuti dan Amalia hanya dibuka dan ditutup oleh petugas.

"Enggak ada. TKP itu dibuka dan ditutup oleh petugas. Jadi, tidak ada Banpol untuk membuka-buka itu, tidak ada," kata Kombes Pol Erdi A Chaniago.

Kuasa hukum Danu, Achmad Taufan pun mempertanyakan soal pernyataan Kombes Pol Erdi A Chaniago.

Menurutnya, ada hal yang diluruskan terkait ucapan tersebut.

"Beberapa hal harus diluruskan. Yang pertama soal statement dari Kabid Humas yang menyatakan kalau Banpol itu tidak ada," tegas pengacara Danu.

Tak hanya itu, Achmad Taufan juga mempertanyakan pengakuan pihak Yosef terkait yayasan.

"Dari info yang berkembang terkait masalah pihak pak Yosef terkait masalah yayasan, itu perlu diklarifikasi" ucap Achmad Taufan. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Pengakuan Danu soal Banpol di TKP Pembunuhan Subang Jadi Polemik, Pengacara : Harus Diluruskan

Video Production: Restu Riyawan
Sumber: Tribunnews Bogor

Tags
   #pembunuhan   #Subang   #danu   #Yosef   #Yoris   #Amalia Mustika Ratu   #Tuti Suhartini

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved