Selasa, 21 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

PTM Berujung 5 SD Jadi Klaster Covid-19, Gibran Geram Ada Guru Tak Tertib & akan Ambil Langkah Ini

Selasa, 19 Oktober 2021 13:50 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak lima sekolah dasar (SD) di Solo , Jawa Tengah menjadi klaster baru Covid-19 .

Berdasarkan tracing, puluhan siswa dan sejumlah guru terkonfirmasi positif Covid-19 .

Mengetahui ini, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Rakan geram dan menyentil sejumlah guru yang tidak taat dengan protokol kesehatan

Baca: Wali Kota Gibran Tonton Langsung Kemenangan Persis Solo: Paling Penting Pertandingan Berikutnya

Menindaklanjuti hal ini Pemkot Solo telah menutup lima sekolah yang menjadi klaster pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas itu.

Dikutip dari TribunSolo.com, hal ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Ahyani saat ditemui di Balai Kota Solo, Senin (18/10).

Ia menyebutkan, kelima SD itu yakni SD Kristen Manahan, SD Mangkubumen Kidul, SD Al Islam 1 Jamsaren, SD Semanggi Lor dan SD Danukosuma.

"Total ada 5 yakni SD Kristen Manahan, SD Mangkubumen Kidul, SD Al Islam 1 Jamsaren, SD Semanggi Lor dan SD Danukosuma," ujarnya di Balai Kota Solo, Senin (18/10/2021) sore.

Baca: Polemik Banteng Vs Celeng di PDIP, Rudy Ungkit Munculnya Gibran Geser Purnomo di Pilkada Solo 2020

Hasil tracing yang dilakukan sejak 13-18 Oktober 2021 mengkonfirmasi dari lima sekolah itu ada 40 siswa dan enam guru yang positif Covid-19.

"40 siswa dari 5 sekolah yang melakukan swab PCR, sedangkan ada 6 guru yang terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya.

Sementara itu dikutip dari Kompas.com, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ingatkan lagi soal protokol kesehatan selama PTM.

Pasalnya dirinya sempat melihat dan menegur sejumlah guru yang tak memakai masker di lingkungan sekolah beberapa waktu lalu.

"Guru-guru yang kemarin sering saya tegur tidak memakai masker di sekolah tolong tahu dirilah," kata Gibran, Senin (18/10/2021).

Baca: Kekecewan Walkot Gibran Rakabuming Raka seusai Pasoepati Konvoi Jelang Laga, Lha Malah Ngono

Satu di antaranya ia sempat geram dengan perilaku guru yang tak memakai masker di lingkungan SDN Laweyan 54.

Kejadian itu membuat seluruh guru dan siswa yang melakukan PTM langsung dilakukan tes swab massal.

Menurut Gibran, kini mau tidak mau harus bisa berdampingan dengan Covid-19 sehingga prokes harus terus dilakukan dengan ketat.

"Mau tidak mau harus berdampingan dengan Covid-19. Kesadarannya (menerapkan prokes) harus ditingkatkan," tegas dia.

Gibran meminta sekolah yang tak ada kasus Covid-19 tetap melanjutkan PTM dengan prokes ketat.

Baca: Puluhan Pasoepati Diamankan Polisi, Gibran Jamin Keamanan Laga Persis vs PSIM di Stadion Manahan

Sementara bagi sekolah muncul kasus Covid-19 akan dilakukan pelacakan khusus.

"Kita pasti perketat (prokesnya). Kita tidak ingin menghambat PTM ini. Kita jalan terus," ungkap dia. (Tribun-video.com/TribunSolo.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Tambah Satu, Total Klaster PTM di Solo Jadi 5 Sekolah: 46 Siswa dan Guru Positif Corona

# TRIBUNNEWS UPDATE # PTM # Wali Kota Solo # Gibran # klaster # Covid-19 # Solo

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: TribunSolo.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #PTM   #Wali Kota Solo   #Gibran   #klaster   #Covid-19   #Solo

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved