Terkini Daerah
Kecelakaan Speedboat Ryan di Nunukan Tewaskan 6 Penumpang, Dishub Kaltara Minta Bantuan KNKT
TRIBUN-VIDEO.COM, TANJUNG SELOR - Setelah kecelakaan speedboat SB Ryan di Nunukan yang menewaskan 6 penumpang, Dishub Kaltara minta bantuan KNKT.
Pasca kecelakaan speedboat Nunukan yang menewaskan enam orang penumpang pada Senin lalu, pihak Dishub Kaltara menginginkan tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk turun tangan.
Kepala Dishub Kaltara, Taupan Madjid mengungkapkan, dirinya telah menghubungi Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono secara langsung.
Adapun pihak KNKT mengaku masih mempelajari kasus kecelakaan speedboat SB Ryan di perairan Sembakung, Nunukan.
"Sudah kami sudah hubungi langsung, sudah kami hubungi Ketua KNKT Pak Soerjanto, dia bilang masih pelajari dulu katanya," ujar Kepala Dishub Kaltara, Taupan Madjid, Rabu (9/6/2021).
Baca: Diduga Kelebihan Muatan, Speedboat di Nunukan Terbalik seusai Angkut 30 Orang, 6 Tewas dan 1 Hilang
Taupan mengaku, juga telah mengirimkan pernyataan dari Basarnas Tarakan terkait kesimpulan sementara penyebab kecelakaan, sebagai materi tambahan yang dapat dipelajari oleh KNKT.
"Kami bilang mohon bantuannya Pak, kami juga sudah kirim statement dugaan kecelakaan sementara dari Basarnas," tambahnya.
Menurutnya, apabila tim KNKT telah turun dan melakukan investigasi penyebab kecelakaan, maka dapat mengeluarkan rekomendasi.
Apabila hasil rekomendasi KNKT menyatakan speedboat non-reguler tidak layak, maka pihak Dishub Kaltara dapat membuat aturannya.
"Karena kalau ada rekom dari KNKT, kami enak untuk membuat peraturannya, termasuk untuk yang non-reguler ini mau dibawakan kemana ini non-reguler," katanya.
Baca: Terungkap, Agen Tiket Akui Izin Berlayar SB Riyan Belum Diterbitkan, Usia Speedboat 8 Tahun
Lebih lanjut, Taupan Madjid mengatakan, KNKT memiliki kewenangan yang besar, sehingga rekomendasi dari KNKT terhadap opersional speedboat non-reguler di Kaltara akan membantu pihak Dishub.
"Kalau KNKT itu, dia bilang berhentikan operasional pesawat berhenti itu, apalagi kalau speed, karenanya kita minta statement dari mereka untuk bantu Kaltara," ucapnya.
Ditanyakan mengenai kapan tim KNKT akan turun ke Kaltara, dirinya mengaku belum dapat memberikan kepastian, dan hanya bisa berharap dapat segera turun untuk melakukan investigasi.
"Bahasanya mereka, masih pelajari dulu dengan timnya, mudah-mudahan setelah mereka pelajari, mereka turun ke Kaltara," tuturnya. (*)
tribunnews update
Kronologi Laka Maut Bus ALS Tabrak Pemotor di Pasaman Barat hingga Ringsek, 1 Orang Tewas & Luka
6 hari lalu
Saksi Kata
Selamat dari Kecelakaan Maut Bus ALS, Pasutri Asal Pati Alami Luka Bakar Serius di Muratara
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Bobby Nasution Semprot PO ALS Buntut Data Manifest Penumpang Tak Lengkap Kesulitan Kalian yang Buat
6 hari lalu
KECELAKAAN BUS ALS VS TRUK TANGKI
Korban Tewas Laka Bus ALS Jadi 18 Orang, Ada Body Part Anak Menempel pada 1 Jasad
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.