Virus Corona
Viral Video 357 Orang Santri di Tasikmalaya Terpapar Covid-19
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah video yang menunjukkan proses pengangkutan ratusan pasien Covid-19 yang merupakan penghuni pesantren di Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya, Jawa Barat, viral pada Selasa (16/2/2021) siang.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram lambe_turah.
Dalam unggahannya, lambe_turah mengungkapkan terjadi kasus Covid-19 di salah satu pesantren di wilayah Benda, Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Jumlah yang terpapar Covid-19 di pesantren tersebut total mencapai 357 orang.
Terdiri atas 50 orang pengajar, 154 santri putra dan 171 santri putri.
"Telah terjadi kasus Covid-19 di pesantren di wilayah Benda, Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya, Jawa Barat. Hasil yang terpapar 357 orang, 50 pengajar, 154 santri putra dan 171 santri putri. Mohon doanya, saat ini sedang menjalani isolasi," tulis akun Instagram lambe_turah.
Dalam video yang diunggah lambe_turah, terlihat ada puluhan ambulans terparkir di halaman masjid pesantren tersebut.
Tiap petugas di dalam ambulans mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, seperti hazmat, pelindung wajah, dan sarung tangan.
Mereka datang ke pesantren untuk menjemput ratusan santri yang dikabarkan terpapar Covid-19.
Hingga berita ini diturunkan, video unggahan lambe_turah sudah dilihat lebih dari 3,4 juta kali oleh para pengguna Instagram.
Kebanyakan pengguna Instagram yang melihat video tersebut memberikan dukungan moril.
Salah satunya seperti ditulis akun Instagram niamarss26.
"Semoga semua cepat sembuh," tulisnya. (*)
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Kolaborasi Komunitas di Tasikmalaya, Bersih Masjid Sekaligus Edukasi Safety di Ketinggian
4 jam lalu
LIVE UPDATE
Syawalan di Bantul, Gubernur DIY Singgung Pengabdian ASN dan Target Pertumbuhan Ekonomi
3 hari lalu
Terkini Nasional
DEDI MULYADI DATANG LANGSUNG ke Jembatan Cirahong setelah Viral Video Pungli oleh Warga
4 hari lalu
tribunnews update
Viral Video Saung Padepokan di Tasikmalaya Dibakar Massa, Diduga Terkait Aliran Sesat
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.