Rabu, 20 Mei 2026

Terkini Daerah

Cekcok Diduga lantaran Sakit Hati, Seorang Istri Siri di Boyolali Nekat Akhiri Hidup

Jumat, 13 November 2020 13:41 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUN-VIDEO.COM  - Seorang perempuan di Boyolali nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Perempuan berinisial AK (29) itu ditemukan suaminya, AS (30) di Perumahan Violet Regency, Sawahan, Ngemplak, Boyolali Kamis (12/11/2020) dengan kaki terayun ayun.

Salah seorang warga, bernama Vina menyebut kejadian berlangsung sekira pukul 21.30 WIB.

"Waktunya sekitar jam segitu, tapi saya ndak lihat kejadiannya, denger dari warga sini," aku dia saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (13/11/2020).

Dari desas desus yang beredar, AK nekat mengakhiri hidupnya lantaran masalah keluarga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, AK merupakan seorang janda beranak 1 dan baru menikah siri 3 bulan yang lalu dengan AS.

"Kabarnya seperti itu, memang tinggal disini baru beberapa bulan," katanya.

"Mbaknya itu punya anak satu dari suaminya yang lama, kalau dengan yang sekarang juga 1," imbuhnya menerangkan.

Masalah yang dihadapi AK sendiri, sambung Vina lantaran kerap jadi amarah istri sah dari AS.

AK dengan istri sah AS acapkali terlibat cekcok di Perumahan Violet Regency.

"Kata tetangganya seperti itu, istri sahnya sering datang dan ngelabrak," paparnya.

"Kabarnya belum diceraikan, tapi untuk pastinya saya kurang tau persis," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Ngemplak, AKP M Arifin membenarkan jika kejadian nahas tersebut dipicu masalah keluarga.

"Masih kita dalami," katanya singkat.

Disklaimer untuk berita bunuh diri.

*Berita atau artikel ini tidak bertujuan memberi contoh tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah Hotline Psychology Mobile RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta 08122551001.

Kontak bantuan bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling,

Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

(*)

Editor: Aprilia Saraswati
Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved