Rabu, 10 Juni 2026

INDONESIA UPDATE

Viral Video Ibu dan Remaja Perempuan Dibanting hingga Terkapar saat Konflik dengan Satpol PP

Kamis, 15 Oktober 2020 14:16 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Beredar di media sosial video yang memperlihatkan tindakan represif yang diduga dilakukan oleh anggota Satpol PP terhadap ibu dan remaja.

Aksi ini diketahui terjadi di Desa Pubabu-Besipae, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT.

Penyebab peristiwa itu diketahui dari perebutan lahan yang jadi sengketa.

Dalam video tersebut terlihat sejumlah orang berseragam dinas Satpol PP berselisih dengan beberapa warga.

Tak berapa lama terjadi kontak fisik yang menyebabkan seorang wanita jatuh terkapar.

Perlakuan yang sama juga dialami oleh beberapa wanita lain di lokasi.

Tokoh masyarakat Desa Pubabu-Besipae, Niko Manoe membenarkan kekerasan yang terjadi di wilayahnya itu.

Insiden ini terjadi pada Rabu (14/10) sekira pukul 12.00 WITA.

Niko mengatakan, perempuan yang dicekik dan dibanting itu bernama Damaris.

Sedangkan remaja perempuan itu bernama Novi (15).

Menurut Niko, konflik tak bisa dihindari saat petugas Satpol PP dan Dinas Peternakan Provinsi NTT turun melakukan kegiatan di lahan itu.

Tetapi, warga menolak karena lahan tersebut berstatus sengketa.

Sehingga, tak dibenarkan melakukan kegiatan di dalamnya.

Sementara itu,pihak Satpol PP NTT membantah aksi kekerasan yang dilakukan anggotanya di Desa Pubabu-Besipae.

Menurut (Plt) Badan Pendapatan dan Aset Daerah Welly Rohi Mone, justru anak buahnya yang menjadi korban kekerasan.

Welly menjelaskan, kedatangannya ke Pubabu untuk membuka lahan demi menyukseskan program tanam jagung panen sapi milik Pemprov NTT.

Ia menjelaskan, sejumlah warga melarang saat mobil tangki mengisi air.
Sehingga, terjadi tarik menarik selang antara warga dan aparat keamanan.

Saat peristiwa itu terjadi, Welly menyebut seorang ibu terpeleset dan jatuh.

Anggotanya kemudian berusaha menolong namun malah dipukul.

Pihaknya juga sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek setempat. (*)

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved