Kamis, 11 Juni 2026

Viral

Nekat Terabas Lautan Pasir Bromo Pakai Avanza, Mobil Wisatawan Ini Berujung Terjebak Ambles

Selasa, 9 Juni 2026 20:58 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM – Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan satu unit mobil pribadi jenis Toyota Avanza terjebak di tengah kawasan Lautan Pasir Gunung Bromo mendadak viral di media sosial.

Aksi nekat pengemudi yang memaksakan kendaraannya melintasi medan terlarang tersebut memicu beragam reaksi komentar pedas serta kegeraman dari kalangan warganet.

Dalam tayangan video yang diunggah oleh akun TikTok @Agenda Pasuruan Terkini, mobil berwarna merah gelap itu tampak sama sekali tidak bisa bergerak setelah terperosok ke hamparan pasir.

Kondisi macet total tersebut terjadi lantaran kedua ban bagian belakang kendaraan roda dua (non-4WD) itu amblas masuk cukup dalam ke dalam lapisan pasir yang tebal dan lunak.

Insiden memprihatinkan ini diduga kuat terjadi akibat ulah pengemudi yang nekat menerobos regulasi resmi dengan mengendarai kendaraan pribadi nonpenggerak empat roda (non-4WD) ke area steril.

Padahal, pihak otoritas pengelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sejak lama telah menetapkan aturan ketat bahwa area Lautan Pasir hanya boleh diakses oleh kendaraan tertentu.

Kendaraan yang diizinkan melintas secara resmi hanyalah jip wisata resmi paguyuban, kendaraan operasional dinas milik petugas, serta kendaraan roda dua milik masyarakat lokal yang memang difungsikan untuk mobilisasi sehari-hari.

Baca: Tok! DPR Sahkan Perubahan UU Kepolisian, Jabatan Kapolri Kini di Bawah Wewenang Presiden

Berdasarkan regulasi resmi Surat Keputusan Kepala Balai Besar TNBTS Nomor: SK.88/21/BT.1/2012, seluruh kendaraan roda empat pribadi dari arah Probolinggo wajib dibatasi hanya sampai Pintu Masuk Cemorolawang.

Sementara untuk jalur masuk dari arah Pasuruan dibatasi hingga Pintu Masuk Wonokitri, serta untuk akses dari Malang dan Lumajang dibatasi penuh hingga area Jemplang atau Desa Ngadas.

Langkah pembatasan sarana transportasi ini diterapkan bukan tanpa alasan, melainkan demi menjaga faktor keselamatan wisatawan dari risiko medan ekstrem serta menjaga kelestarian ekosistem di kawasan taman nasional.

Akibat aksi pelanggaran tersebut, sang sopir tampak kebingungan di samping mobilnya, sementara warganet di kolom komentar ramai mencibir tindakan tidak tertib tersebut dengan sebutan "mau irit malah boncos".

(Tribun-Video.com/Tribunmataraman.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved