Senin, 8 Juni 2026

Tribun Video Update

Iran Ancam Bawa Timur Tengah Terbakar Api Perang, Dimulai dengan Gempur Pangkalan-pangkalan Milik AS

Senin, 8 Juni 2026 07:24 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Iran melontarkan ancaman akan kembali menarik Timur Tengah, untuk terbakar api perang.

Diperingatkan, ancaman itu akan dimulai dengan gempuran ke pangkalan-pangkalan Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk.

Baca: Rangkuman Konflik AS-Iran: Pasukan AS di Selat Hormuz Cegat Rudal Iran, Pakistan Surati Khamenei

Mengutip Tribunnews pada (8/6), peringatan ini dilontarkan pihak Kementerian Luar Negeri Iran dalam pernyataan resmi pada Minggu (7/6/2026).

Perlu diketahui, Kemenlu Iran menilai AS telah melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Bahkan, disebut juga telah meningkatkan ancaman terhadap stabilitas kawasan.

Baca: Pakai Helikopter! AS Sita Kapal Tanker yang Diduga Bawa Minyak Iran di Samudera Hindia

Merujuk pada serangan terbaru Washington terhadap sejumlah stasiun radar Iran di Goruk dan Pulau Qeshm.

Lantas, pemerintah Iran memperingatkan bahwa serangan militer Amerika Serikat tersebut berisiko menyeret Timur Tengah kembali ke api perang alias pusaran konflik.

Diklaim Iran bahwa kebijakan yang digambarkan sebagai “petualangan militer” itu justru telah kembali menempatkan kawasan pada risiko yang lebih besar.

Sebagai respons, Iran telah melancarkan serangan ke pangkalan-pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah.

Baca: Detik-detik Drone Iran Hantam Bandara Kuwait Terekam CCTV, Teheran Tuding Sistem Patriot AS Eror

Menegaskan bahwa Iran akan pertahankan kedaulatan dan kepentingan nasionalnya dengan segala cara hingga memanfaatkan seluruh kemampuan yang dimiliki. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul AS Serang Stasiun Radar Iran, Teheran Ancam Bikin Timur Tengah Terbakar Api Perang

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved