Konflik Timur Tengah
Selat Hormuz Memanas! CENTCOM Umumkan Tembak Jatuh 2 Drone Iran, AS Kirim Sinyal Keras ke Teheran
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
#viory
TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah menembak jatuh dua drone serang Iran yang dinilai mengancam lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, Minggu (7/6/2026).
"Hari ini, pasukan AS di Timur Tengah menembak jatuh dua drone serang satu arah Iran yang mengancam lalu lintas maritim internasional di Selat Hormuz," kata CENTCOM atau Komando Pusat AS melalui akun X resminya.
"Pasukan Amerika tetap siaga dan siap untuk terus membela diri terhadap agresi Iran."
Sehari sebelumnya, CENTCOM menyatakan, pasukannya menembak jatuh empat pesawat tak berawak Iran yang diluncurkan ke arah selat tersebut, kemudian menyerang situs radar pengawasan pantai Iran.
Baku tembak terbaru antara Iran dan Amerika Serikat memunculkan pertanyaan mengenai masa depan pembicaraan gencatan senjata, meskipun Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengisyaratkan bahwa kesepakatan dapat dicapai dalam beberapa hari.
Pada Sabtu, Iran dilaporkan meluncurkan tujuh rudal balistik dan drone ke arah Bahrain serta Kuwait, yang memicu respons pertahanan udara di seluruh kawasan Teluk.
Baca: GBK Mulai Dipadati Pengunjung Sejak Siang, Ada Konser EXO hingga Indonesia Open 2026
CENTCOM mengatakan, telah mencegat proyektil tersebut dan kemudian menyerang sejumlah situs pengawasan serta radar Iran, termasuk fasilitas yang berada di Selat Hormuz.
Menurut CENTCOM, situs-situs tersebut, menjadi sasaran setelah drone dan rudal Iran menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas maritim regional.
Mereka mengonfirmasi telah menyerang sejumlah situs radar, termasuk yang berada di sebuah pulau di selat tersebut, untuk mencegah serangan lanjutan.
Iran mengatakan, telah menargetkan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait yang menampung pasukan AS, serta Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain, menurut kantor berita pemerintah Republik Islam Iran (IRNA).
Belum ada laporan mengenai korban jiwa di kalangan personel Amerika.
Mengutip Global News, pada awal pekan ini Trump mengisyaratkan bahwa kesepakatan dapat tercapai pada akhir pekan.
Ia juga mengatakan pada Jumat bahwa Amerika Serikat akan segera mengakhiri konflik tersebut.
Koresponden Global News di Washington, Reggie Cecchini, mengatakan pesan dari Iran menunjukkan negosiasi masih menemui jalan buntu.
Sejumlah isu penting belum terselesaikan meskipun upaya diplomatik terus dilakukan.
"Pesan dari Iran menunjukkan negosiasi ben
Baca: Cemburu Buta! Bidan Dibunuh Suami Sendiri di Situbondo, Jasadnya Dibuang di Selokan
ar-benar buntu karena ada berbagai isu yang masih harus diselesaikan," katanya.
Salah satu poin utama yang masih menjadi kendala adalah program nuklir Iran.
Trump berulang kali menegaskan bahwa setiap kesepakatan harus mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, sementara para pejabat Iran mengisyaratkan bahwa isu nuklir bukan merupakan bagian dari diskusi saat ini.
Cecchini mengatakan, kedua belah pihak terus mengklaim adanya kemajuan secara terbuka, tetapi masih belum jelas apakah para negosiator semakin dekat dengan kesepakatan akhir.
Kenaikan harga energi yang terkait dengan ketidakstabilan di Selat Hormuz telah memicu kekhawatiran inflasi di Amerika Serikat, Kanada, dan berbagai negara lainnya, sehingga menciptakan tantangan tambahan serta risiko politik.
Para analis energi sebelumnya telah memperingatkan bahwa ketidakstabilan berkepanjangan di sekitar Selat Hormuz dapat mendorong kenaikan harga minyak global, yang secara langsung berdampak pada meningkatnya biaya hidup konsumen di Kanada.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi tiba di Teheran pada Sabtu dalam upaya mendorong perdamaian di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Mengutip newsonair.gov.in, ini menandai kunjungan ketiganya ke Iran dalam beberapa pekan terakhir.
Selama perjalanan tersebut, Naqvi diperkirakan akan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat senior, termasuk Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, menurut kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim.
Sumber: https://www.tribunnews.com/internasional/7839028/baku-tembak-berlanjut-as-hancurkan-dua-drone-iran-di-selat-hormuz
#Selat Hormuz #Teheran #Drone #iran #as
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rudal dan Drone Iran Gempur Pasukan AS di Selat Hormuz, CENTCOM Sebut Lalu Lintas Maritim Terancam
4 jam lalu
Tribunnews Update
Iran Gempur Negara Tetangga dengan Puluhan Rudal, Trump Sebut Ancaman Belum Berakhir
5 jam lalu
Tribunnews Update
Putin Buka Suara soal Konflik AS-Iran, Tegaskan Tidak Ada Provokasi yang Membenarkan Serangan
5 jam lalu
Tribunnews Update
Perang Ukraina Berlanjut, Zelensky Kecewa Berat setelah Putin Menolak Dialog Langsung
5 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.