Tribun Video Update
Rusia Peringatkan AS agar Tak Kirim Lebih Banyak Pasukan Tambahan ke Perbatasan: Tak Dapat Diterima
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tak mengirimkan lebih banyak pasukan tambahan ke perbatasan.
Mengklaimnya sebagai "tidak dapat diterima".
Baca: Rusia Klaim Temukan Bukti Program Senjata Biologis Milik AS, Ada Laboratorium Rahasia di Ukraina
Mengutip RT.com pada (29/5), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova bersuara dalam konferensi pers pada Kamis (28/5/2026).
Dia mengatakan bahwa pengurangan jumlah personel AS yang ditempatkan di Eropa akan menjadi langkah yang "rasional, beralasan, dan sudah lama tertunda".
Khususnya, untuk menstabilkan apa yang ia gambarkan sebagai situasi keamanan yang "tidak seimbang" yang disebabkan oleh kebijakan NATO.
Baca: Rusia Ancam Serangan Sistematis ke Jantung Ukraina, Desak Diplomat & Warga Asing Tinggalkan Kyiv
Namun sebaliknya, mengerahkan lebih banyak pasukan Amerika di wilayah tersebut justru akan menempatkan mereka dalam jangkauan serangan Rusia.
Zakharova mengatakan langkah seperti itu hanya akan meningkatkan ketegangan di Eropa.
Juga, memaksa Rusia untuk merespons dengan "langkah-langkah militer-teknis".
Baca: Ukraina Balas Serangan Rudal Oreshnik Rusia, Hantam Garis Depan Belgorod-Donetsk & Korban Berjatuhan
Zakharova menuduh NATO mendorong benua itu menuju konflik "bunuh diri".
Rusia memperingatkan bahwa pengerahan pasukan AS tambahan di dekat perbatasannya akan "tidak dapat diterima". (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di RT.com dengan judul Russia warns US against sending more troops to its borders
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Negosiasi Damai Terancam, Iran Tuding AS Langgar Gencatan Senjata Lancarkan Serangan Dekat Hormuz
1 hari lalu
Tribun Video Update
Negosiator Disebut Telah Capai Kesepakatan: Tunggu Trump hingga Teheran Akui Draf Belum Disetujui
1 hari lalu
Tribunnews Update
Pertahanan Udara Arash Iran Diluncurkan, Sistem Super Canggih Pemburu Drone AS, MQ-9 Reaper Dilumat
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.