Saksi Kata
Fakta Baru Kasus Dumaris Sitio, Pelaku Ternyata Orang yang Pernah Dianggap Keluarga
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Satu persatu fakta terungkap dalam ekspose yang dilakukan Polresta Pekanbaru terhadap empat pelaku perampokan dan pembunuhan sadis yang terjadi di Rumbai pada Minggu (3/5/2026) di Polresta Pekanbaru.
Menantu korban berinisial AF menjadi otak pelaku pembunuhan sadis yang dilakukan bersama tiga orang lainnya.
Pria yang menjadi eksekutor dalam aksi pembunuhan itu ternyata merupakan suami siri dari AF.
AF yang sebelumnya menikah dengan anak korban bernama Arnold diketahui melarikan diri dari rumah mertuanya pada tahun 2023 lalu.
Tahun 2026 ini, ia kembali datang ke Pekanbaru bersama suami sirinya SL dan dua rekan lainnya.
Dari keterangan polisi, setelah meninggalkan suaminya yang merupakan anak korban, AF tinggal di Medan dan menjadi pekerja di sebuah tempat SPA di Kota Medan.
Di kota itu ia berkenalan dengan SL yang merupakan eksekutor dalam aksi pembunuhan sadis yang menimpa Dumaris (60).
"Awalnya niat mereka ini ke Pekanbaru ingin merampok di rumah korban, namun berubah membunuh setelah sampai di Pekanbaru, bahkan ingin menghabisi semua yang ada di rumah,"ujar Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua saat ekspose kasus Minggu (3/5/2026).
Keempat pelaku ini sudah berada di Pekanbaru sejak Sabtu (25/4/2026) di Pekanbaru dengan menginap di hotel melati di Jalan Riau.
Disana mereka merencanakan yang awalnya ingin merampok, berubah menjadi ingin menghabisi semua isi penghuni rumah termasuk Arnold anak korban dan adik korban.
Beberapa hari sebelum kejadian mereka sempat melakukan penggambaran lokasi target yang akan dirampok , yakni rumah korban.
Sebelum menghabisi nyawa Dumaris, pada 8 April 2026 AF dan SL ternyata sempat menggasak rumah keluarga Dumaris dan berhasil mengambil uang Rp4 juta.
Saat itu, di rumah korban hanya ada mantan suaminya Arnold dan berhasil melarikan uang Rp4 juta dari rumah tersebut.
"Keduanya dari informasi yang kami rangkum dari tersangka sudah menikah siri dan sudah menjalankan aksi ini sebelumnya pada 8 April lalu, jadi ini aksi yang kedua,"ujar Dirkrimum Polda Riau Kombes pol Hasyim.
Kronologi Pembunuhan
Pada hari kejadian, pelaku AF menghubungi suaminya Arnold yakni anak korban dan berjanji bertemu di sebuah ruko di Jalan Sudirman.
Setelah bertemu di Jalan Sudirman tersebut pelaku pun menuju ke rumah korban dan langsung masuk ke dalam rumah.
AF yang merupakan menantu ditemani L yang tidak lain adalah teman sekolah SMP AF di Sumut.
"Sampai ke dalam rumah sempat salam korban dan cium tangan, dan ditanya mertuanya kok sudah lama tidak kesini,"ujar korban.
Saat ngobrol di dalam rumah, akhirnya seorang laki-laki yang merupakan eksekutor SL masuk dengan pura-pura menagih uang taksi online anaknya.
Sambil membawa sebalok kayu yang sudah disiapkan dari hotel tempat mereka menginap, dengan cepat SL menghujam kayu tersebut ke bagian dada dan kepala korban hingga meninggal dunia.
Mayat korban pun langsung diseret ke kamar mandi dan meninggal ditempat, dua pelaku laki-laki itu juga merusak cctv di rumah korban.
Saat bersamaan Arnold anak korban tiba di rumah dan langsung diajak ngobrol dua pelaku lainnya yang merupakan perempuan yakni AF dan L.
Sehingga Arnold belum sampai masuk ke dalam rumah dan belum melihat kondisi ibunya yang sudah tergeletak meninggal dunia.
Berencana Eksekusi Anak Korban
Tidak hanya berencana menghabisi mertuanya, AF dan komplotannya juga berencana menghabisi semua keluarga korban.
Termasuk suaminya Arnold.
Saat itu, Arnold diajak untuk menemui keluarga pelaku di Minas Siak, dengan rencana pelaku juga akan mengeksekusi Arnold.
Arnold menaiki sepeda motor ditemani satu pelaku L, sedangkan tiga lainnya naik mobil.
Setibanya di Minas, pelaku mulai panik dan rencana untuk mengeksekusi Arnold batal.
Akhirnya pelaku memberikan uang 50 ribu kepada Arnold dan menyuruh kembali ke Pekanbaru.
Untuk motif pelaku sendiri sebagai otak pelaku AF, karena mengaku sakit hati kepada keluarga korban setelah menjadi menantu selama setahun di rumah tersebut.
AF menikah dengan Arnold pada 2022 dan meninggalkan rumah mertuanya pada 2023 silam ke Medan.
Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Rencana Perampokan Berubah Jadi Pembunuhan, AF Ajak Suami Siri Habisi Mantan Mertua di Pekanbaru. (*)
Program: Saksi Kata
Sumber: Tribun Pekanbaru
Editor: Untung Sofa Maulana
#saksikata #pembunuhan #menantu #pembunuhandipekanbaru #pekanbaru #tewas #ibumertua #kriminal
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: Tribun Pekanbaru
LIVE UPDATE
Ruko 3 Lantai di Pekanbaru Hangus Dilalap Api, Sebuah Mobil Ikut Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
Jumat, 22 Mei 2026
LIVE UPDATE
Misteri Mayat Wanita Tergantung di Pohon Kota Serang Terkuak, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Jumat, 22 Mei 2026
Tribunnews Update
Pria di Malaka NTT Dihabisi 3 Anak Kandungnya seusai Maki Istri, Ditemukan Tinggal Tulang
Jumat, 22 Mei 2026
Berita Terkini
Keluarga Almarhum Kacab Bank BUMN Tersinggung, Sebut Hakim Ketua Tak Punya Empati saat Sidang
Jumat, 22 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.