Mancanegara
Iran Siaga Perang! Warga Sipil Dilatih Pakai Senapan, Siap Hadapi AS & Israel
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Otoritas Iran telah mendirikan pos-pos pelatihan senjata publik di Teheran, di mana warga diajari cara dasar menggunakan senapan serbu dan senapan mesin di tengah kekhawatiran akan konflik yang kembali terjadi dengan Amerika Serikat dan Israel.
Rekaman yang diambil pada Selasa malam menunjukkan pria dan wanita sedang diberi instruksi tentang cara menangani, merakit, dan membongkar senapan.
"Kami mengatakan bahwa adalah tugas kami untuk menegaskan kembali kesiapan kami, dengan apa pun yang kami miliki. Kami akan berdiri teguh hingga saat terakhir, sedemikian rupa sehingga jika Pemimpin berkata, 'Bergerak sekarang,' kami tidak akan ragu sedetik pun. Kami akan bertindak, dan dari Amerika dan Israel yang kriminal, kami akan mengambil apa yang harus kami ambil untuk negara kami," kata peserta pelatihan Saeed Zargarabadi.
"Kita sekarang berada dalam situasi perang, dan saya merasa bahwa karena mereka menawarkan pelatihan ini, lebih baik bagi kita untuk mengetahui cara kerjanya. Ini bukan pelatihan tingkat profesional, tetapi setidaknya memahami dasar-dasarnya bermanfaat bagi kita," kata Samaneh Alinaghi, seorang warga Teheran.
Baca: Lapor Dedi Mulyadi, Pemuda Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Cicadas Bandung
Baca: Tak Punya Hubungan Diplomatik, Begini Cara RI Selamatkan 9 WNI yang Ditangkap Israel
Pelatihan ini merupakan bagian dari kampanye Janfada, atau 'Pengorbanan untuk Iran', yang dilakukan secara nasional, yang menurut media Iran diluncurkan untuk menunjukkan kesiapan publik dalam membela negara setelah serangan AS dan Israel awal tahun ini.
Media yang terkait dengan pemerintah Iran melaporkan pada akhir April bahwa lebih dari 31 juta orang telah mendaftar untuk kampanye tersebut, meskipun angka tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Teheran membalas dengan serangan terhadap Israel dan target lain di kawasan tersebut.
Pada tanggal 8 April, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata sementara dengan Iran untuk memungkinkan negosiasi yang bertujuan mengakhiri konflik. Pembicaraan yang dimediasi oleh Pakistan kemudian diadakan di Islamabad, tetapi berakhir tanpa terobosan.
Gencatan senjata tetap rapuh, dengan Washington dan Teheran masih terpecah belah mengenai program nuklir Iran, pencabutan sanksi, Selat Hormuz, dan blokade angkatan laut AS.
(*)
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Tak Punya Hubungan Diplomatik, Begini Cara RI Selamatkan 9 WNI yang Ditangkap Israel
1 hari lalu
Mancanegara
Aktivis Bantuan Gaza Ungkap Dugaan Penyiksaan oleh Israel saat Jalankan Misi Kemanusiaan
1 hari lalu
Terkini Nasional
PUAN MAHARANI TEGAS! Minta Pemerintah Segera Bertindak Cepat Untuk Bebaskan 9 WNI Dari Israel!
1 hari lalu
LIVE UPDATE
Israel Klaim Telah Menahan 430 Aktivis Global Flotilla, Turki Kutuk Perlakuan Buruk Ben Gvir
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.