Tribunnews Update
Pemerintah Inggris Lengkapi Jet Typhoon dengan Sistem Anti-Drone Baru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Inggris mengumumkan jet tempur Typhoon milik Angkatan Udara Kerajaan akan dilengkapi dengan sistem anti-drone baru.
Perlengkapan jet Typhoon dilakukan untuk merespons meningkatnya ancaman di wilayah Timur Tengah.
Sistem Senjata Pembunuh Presisi Tingkat Lanjut (APKWS) akan diintegrasikan ke pesawat RAF Typhoon untuk memperkuat pertahanan terhadap drone musuh.
Dilansir dari Tribunnews, pernyataan resmi London mengungkap bahwa persiapan ini dilakukan agar dapat melawan ancaman drone musuh, Minggu (17/5).
Dalam pernyataan resminya Inggris menyebut biaya yang didapat jauh lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan rudal konvensional.
Inggris menambahkan penggunaan sistem super canggih ini memungkinkan jet tempur menghancurkan target secara tepat.
Pihak berwenang Inggris menilai langkah ini dapat meningkatkan perlindungan militernya dan pasukan sekutu di Timur Tengah dari serangan drone yang semakin masif.
Di sisi lain, proses penerapan sistem ini dinilai sangat cepat karena hanya butuh kurang dari dua bulan sejak pengujian operasional hingga siap digunakan di lapangan.
Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran London atas potensi konflik yang meluas terkait perang yang didukung Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.
Hal ini diperkuat laporan media Inggris yang memperkuat kekhawatiran akan serangan balasan ke pangkalan militer dan fasilitas diplomatik Inggris-Amerika di Asia Barat.
Kekhawatiran itu muncul setelah serangan drone pada Maret lalu yang menargetkan pangkalan Akrotiri milik Inggris di Siprus, yang diduga menjadi bagian dari pola ancaman baru.
Meski demikian, integrasi sistem canggih Inggris di jet Typhoon diharapkan meningkatkan kesiapan London menghadapi drone dan mengurangi ketergantungan pada rudal mahal.
(Tribun-Video.com)
Reporter: Linda Pancaningrum
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Kejagung Dalami Dugaan Mark Up Pengadaan Motor Listrik dan Sepatu yang Menyeret Dadan Cs
4 hari lalu
Tribunnews Update
Selat Hormuz Memanas! Mengapa Amerika Menargetkan Pulau Qeshm Milik Iran?
4 hari lalu
Tribunnews Update
Perundingan Nuklir Terancam Gagal, Iran dan AS Kian Bersitegang di Hari ke-96 Konflik
4 hari lalu
Tribunnews Update
Eskalasi Konflik AS-Iran Guncang Pasar Energi, Harga Minyak Brent Tembus Level Tertinggi
4 hari lalu
Tribunnews Update
5 Kali Trump Murka kepada Netanyahu, dari Kebijakan Gaza hingga Krisis Iran
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.