Saksi Kata
Kesaksian Nawawi: Kiai Cabul Sempat Diusir Warga, tapi Nekat Balik Lagi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Suasana di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, tampak lengang tanpa aktivitas.
Di gerbang depan, terpasang spanduk pengumuman yang mengabarkan bahwa pondok tidak menerima santri baru sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Hal ini menyusul mencuatnya kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati yang diduga dilakukan oleh pengasuhnya, Ashari.
Ahmad Nawawi, seorang pemuda setempat, mengungkapkan bahwa aktivitas di pondok tersebut telah berhenti total pascaaksi demonstrasi warga Sabtu lalu (2/5/2026).
"Kondisi terkini terhadap pondok pesantren ini, sekarang ini tidak ada aktivitas sama sekali. Santri putri juga sudah tidak ada (sudah dipulangkan ke keluarga masing-masing-red.)," ujarnya saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).
Meskipun Ashari telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 28 April lalu, pihak kepolisian hingga kini belum melakukan penahanan.
Hal ini memicu kekecewaan di kalangan warga. Nawawi menegaskan bahwa masyarakat mendesak Kapolresta Pati untuk bertindak tegas demi mencegah jatuhnya korban baru.
Menurut Nawawi, tersangka sudah cukup lama tidak terlihat di lingkungan pesantren dan diduga melarikan diri.
Informasi dari warga menyebutkan tersangka sudah menghilang sejak dua hingga tiga bulan yang lalu.
Namun, ada laporan yang menyebutkan tersangka sempat terlihat di kawasan Rejenu, Kudus, pada Senin malam untuk mengadakan acara rutin mingguan.
"Kalau tidak ada tindakan secepatnya dari Kapolresta Pati, kami warga akan mengadakan aksi kedua secara besar-besaran di Mapolresta Pati," tegas Nawawi.
Lebih lanjut, Nawawi membeberkan bahwa sosok Ashari sebenarnya sudah lama meresahkan warga sekitar, bahkan sebelum kasus pencabulan ini viral.
Ia menyebut tersangka diduga terlibat dalam berbagai tindakan melanggar hukum lainnya.
"Masyarakat sudah resah karena banyaknya korban, adanya pemerasan, penipuan, dan pencabulan seksual pada santri putri, khususnya anak di bawah umur," ungkapnya.
Warga berharap pihak Kapolda Jawa Tengah dan Gubernur dapat memberikan perhatian khusus pada kasus ini agar tersangka segera ditangkap dan diproses secara hukum demi memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Warga Pati Ancam Demo Besar ke Mapolresta Pati Jika Kiai Ashari Tersangka Pencabulan Tak Ditangkap
Program: Saksi Kata
Sumber: Tribun Jateng
Editor: Untung Sofa Maulana
#saksikata #pelecehanseksual #kiaicabul #pati #pondokpesantren #pondokpati #kekerasanseksual
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: Tribun Jateng
tribunnews update
Pengakuan Korban Baru Laporkan Kiai Cabul Ashari ke Polresta Pati, Alami Kekerasan Seksual pada 2013
2 hari lalu
Terkini Nasional
Polisi Tangkap Oknum Kiai Cabuli Santriwati di Jepara, Dalih Nikah Siri & Beri Uang Rp100 Ribu
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.