Minggu, 17 Mei 2026

Nasional

Prabowo Jawab Sindiran RI Bakal Kolaps Imbas Rupiah Melemah: Rakyat Desa Tidak Pakai Dolar

Minggu, 17 Mei 2026 10:33 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto menyindir pihak-pihak yang kerap meramalkan ekonomi Indonesia akan mengalami kehancuran akibat fluktuasi nilai tukar mata uang asing.

Hal ini disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Ia menegaskan bahwa kondisi pangan dan energi nasional saat ini berada dalam keadaan aman sehingga masyarakat tidak perlu panik terhadap pergerakan nilai tukar dolar AS.

Menurutnya, meski situasi global dipengaruhi krisis geopolitik dan gangguan rantai pasok, Indonesia justru mampu bertahan dan bahkan mengekspor sejumlah komoditas ke luar negeri.

Prabowo menyebut berbagai negara seperti Australia, Filipina, India, Bangladesh, hingga Brasil kini mengantre untuk membeli pupuk urea dan beras dari Indonesia.

Baca: Surat Bocah Kelas 5 SD ke Prabowo, Ucap Pesan Haru atas Program MBG dan Ingin Bertemu Langsung RI 1

Baca: JADI SOROTAN PUBLIK! PRABOWO DIKRITIK seusai Sebut ORANG DESA TAK PAKAI DOLAR

Ia menilai hal tersebut menjadi bukti bahwa sektor riil nasional berjalan baik dan berada di jalur yang benar.

Prabowo juga menyoroti dampak perang di Timur Tengah yang mengganggu jalur energi dunia seperti Selat Hormuz.

Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut berdampak pada ketersediaan pupuk global yang banyak berbasis gas dan minyak.

Di sisi lain, Indonesia justru mendapat banyak permintaan pupuk dari berbagai negara.

Meski demikian, Prabowo mengingatkan para pemangku kebijakan di dalam negeri agar tetap fokus dan loyal kepada kepentingan rakyat.

(Tribun-Video.com)


# Presiden Prabowo Subianto # nilai tukar # mata uang asing # kehancuran  # Indonesia # Sindiran # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved