Mancanegara
Iran Murka! Adang hingga Tembak Kapal Perang Prancis & Inggris jika Nekat ke Selat Hormuz
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUNJ-VIDEO.COM - Inggris dan Prancis mengumumkan rencana untuk mengerahkan kapal perang di dekat Hormuz.
Pengerahan kapal perang itu sebagai persiapan kemungkinan sebuah misi.
Adapun misi itu untuk memulihkan kepercayaan para pemilik kapal komersial yang beroperasi di Selat Hormuz.
Terkait hal itu pengerahan kapal perang Inggris dan Prancis ke Selat Hormuz, Iran memberikan respons tegas.
Respons itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi pada Minggu (10/5) malam.
Baca: Respons Iran atas Proposal Damai AS Ditolak Mentah-mentah oleh Trump, Ketegangan Kembali Memuncak
Ia memperingatkan jika kapal Prancis dan Inggris nekat ke Selat Hormuz, Iran akan memberikan tanggapan keras.
Pihaknya menegaskan Iran tidak mengizinkan negara mana pun ikut campur permasalahan terkait Selat Hormuz.
Oleh sebab itu, Iran akan menegakkan keamanan di selat tersebut.
Iran tak segan-segan mengadang dan menembak kapal Prancis dan Inggris.
"ditekankan bahwa kehadiran kapal perang Prancis dan Inggris, atau kapal perang negara lain mana pun yang berpotensi menyertai tindakan ilegal dan melanggar hukum internasional yang dilakukan Amerika Serikat di Selat Hormuz, akan ditanggapi dengan respons tegas dan segera dari angkatan bersenjata Republik Islam Iran." kata Gharibabadi.
Lebih lanjut, Gharibabadi menyatakan Iran tidak menerima dalih apapun soal pengerahan dan penempatan kapal perusak di luar kawasan sekitar Selat Hormuz.
Iran akan menganggapnya sebagai peningkatan krisis hingga militerisasi jalur air vital.
Baca: AS Ancam Bom Bunker Iran Pakai Mata-Mata Luar Angkasa, Teheran Tegaskan Uranium Milik Negara Sakral
Diketahui Inggris akan mengirim kapal perang HMS Dragon ke Timur Tengah.
Inggris mengatakan penempatan kapal perangnya sebagai perencanaan bijaksana.
Kapal tersebut akan bergabung dengan kapal perang Prancis untuk mengamankan Selat Hormuz.
Hal senada disampaikan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Minggu (10/5).
Macron menegaskan Prancis tidak berniat menggunakan kekuatan militer untuk membuka jalur air tersebut.
Sebaliknya, ia menegaskan komitmen terhadap upaya keamanan yang dikoordinasikan dengan Iran.
(*)
# Iran # Murka # Kapal Perang # Prancis # Inggris # Selat Hormuz #
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribunnews.com
Konflik Timur Tengah
Jet Tempur Siluman AS Dipermalukan! F-35 Hilang Kendali dan Mundur saat Lintasi Teluk Oman
12 jam lalu
Berita Terkini
Respons Iran atas Proposal Damai AS Ditolak Mentah-mentah oleh Trump, Ketegangan Kembali Memuncak
12 jam lalu
Berita Terkini
Iran Tegaskan Tak Akan Tunduk pada Musuh seusai Donald Trump Tolak Proposal Damai Teheran
12 jam lalu
Berita Terkini
AS Ancam Bom Bunker Iran Pakai Mata-Mata Luar Angkasa, Teheran Tegaskan Uranium Milik Negara Sakral
13 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.