Selasa, 12 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pasukan Iran Adang & Tembak Kapal Perang Prancis hingga Inggris jika Nekat Dikirim ke Selat Hormuz

Senin, 11 Mei 2026 07:44 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Inggris dan Prancis mengumumkan rencana untuk mengerahkan kapal perang di dekat Hormuz. 

Pengerahan kapal perang itu sebagai persiapan kemungkinan sebuah misi. 

Adapun misi itu untuk memulihkan kepercayaan para pemilik kapal komersial yang beroperasi di Selat Hormuz. 

Terkait hal itu pengerahan kapal perang Inggris dan Prancis ke Selat Hormuz, Iran memberikan respons tegas. 

Respons itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi pada Minggu (10/5) malam. 

Ia memperingatkan jika kapal Prancis dan Inggris nekat ke Selat Hormuz, Iran akan memberikan tanggapan keras. 

Pihaknya menegaskan Iran tidak mengizinkan negara mana pun ikut campur permasalahan terkait Selat Hormuz. 

Oleh sebab itu, Iran akan menegakkan keamanan di selat tersebut. 

Iran tak segan-segan mengadang dan menembak kapal Prancis dan Inggris. 

Baca: Iran Lontar Dua Drone ke Uni Emirat Arab, Kementerian Pertahanan Klaim Mencegat sebelum Menghantam

Baca: Mojtaba Khamenei Beri Perintah Baru Lanjut Perang Lawan AS hingga Trump Tolak Proposal Damai Iran

"ditekankan bahwa kehadiran kapal perang Prancis dan Inggris, atau kapal perang negara lain mana pun yang berpotensi menyertai tindakan ilegal dan melanggar hukum internasional yang dilakukan Amerika Serikat di Selat Hormuz, akan ditanggapi dengan respons tegas dan segera dari angkatan bersenjata Republik Islam Iran." kata Gharibabadi.

Lebih lanjut, Gharibabadi menyatakan Iran tidak menerima dalih apapun soal pengerahan dan penempatan kapal perusak di luar kawasan sekitar Selat Hormuz. 

Iran akan menganggapnya sebagai peningkatan krisis hingga militerisasi jalur air vital. 

Diketahui Inggris akan mengirim kapal perang HMS Dragon ke Timur Tengah. 

Inggris mengatakan penempatan kapal perangnya sebagai perencanaan bijaksana. 

Kapal tersebut akan bergabung dengan kapal perang Prancis untuk mengamankan Selat Hormuz. 

Hal senada disampaikan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Minggu (10/5).

Macron menegaskan Prancis tidak berniat menggunakan kekuatan militer untuk membuka jalur air tersebut.

Sebaliknya, ia menegaskan komitmen terhadap upaya keamanan yang dikoordinasikan dengan Iran.
 
(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Newsweek dengan judul Iran Mengeluarkan Peringatan kepada Prancis dan Inggris Terkait Pengerahan Kapal Perang di Dekat Hormuz


#viory

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved