Argentina Selidiki Dugaan Jadi Sumber Hantavirus yang Menyebar di Kapal Pesiar
TRIBUN-VIDEO - Para pejabat dan ahli di Argentina tengah berupaya keras untuk menentukan apakah negara mereka merupakan sumber wabah hantavirus, virus mematikan yang menyebar di kapal pesiar MV Hondius.
Pada Selasa (5/5/2026), Kementerian Kesehatan Argentina melaporkan 101 kasus infeksi hantavirus sejak Juni 2025, sekitar dua kali lipat jumlah kasus yang tercatat pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Virus hantavirus yang ditemukan di Amerika Selatan, yang disebut virus Andes, dapat menyebabkan penyakit paru-paru yang parah dan seringkali fatal yang disebut sindrom paru hantavirus.
Penyakit ini menyebabkan kematian pada hampir sepertiga kasus dalam setahun terakhir, kata Kementerian Kesehatan Argentina, meningkat dari angka kematian rata-rata 15 dalam lima tahun sebelumnya.
Keadaan darurat kesehatan di atas kapal yang berlabuh di seberang samudra ini terjadi ketika Argentina mengalami lonjakan kasus hantavirus yang oleh banyak peneliti kesehatan masyarakat setempat dikaitkan dengan percepatan dampak perubahan iklim baru-baru ini.
Argentina, tempat pelayaran ke Antartika berangkat, secara konsisten diperingkat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai negara dengan insiden tertinggi penyakit langka yang ditularkan oleh hewan pengerat ini di Amerika Latin.
Suhu yang lebih tinggi memperluas jangkauan virus karena sebagian, seiring dengan peningkatan suhu dan perubahan ekosistem, hewan pengerat yang membawa hantavirus dapat berkembang biak di lebih banyak tempat, kata para ahli.
Orang biasanya tertular virus ini melalui paparan kotoran, urin, atau air liur hewan pengerat.
“Argentina menjadi lebih tropis karena perubahan iklim, dan itu telah membawa gangguan, seperti demam berdarah dan demam kuning, tetapi juga tanaman tropis baru yang menghasilkan biji yang dapat berkembang biak di antara tikus,” kata Hugo Pizzi, seorang spesialis penyakit menular terkemuka Argentina, dilansir AP News.
“Tidak diragukan lagi bahwa seiring berjalannya waktu, hantavirus semakin menyebar," jelasnya.
Hantavirus biasanya menyebar karena menghirup kotoran hewan pengerat yang terkontaminasi dan dapat menyebar dari orang ke orang, meskipun hal itu jarang terjadi, menurut WHO, yang pakar epidemi utamanya mengatakan risiko bagi masyarakat rendah.
Strain Andes adalah satu-satunya hantavirus yang diketahui menyebar dari manusia ke manusia.
Pihak berwenang mengatakan penumpang di kapal MV Hondius dinyatakan positif terinfeksi virus Andes.
Argentina pada Rabu (6/5/2026) mengatakan pihaknya mengirimkan materi genetik dari virus Andes dan peralatan pengujian untuk membantu Spanyol, Senegal, Afrika Selatan, Belanda, dan Inggris mendeteksinya.
Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Kasus Terkonfirmasi di MV Hondius Bertambah, WHO Tegaskan Hantavirus Bukan Pandemi "Covid Baru"
1 hari lalu
Tribunnews Update
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Bukan Awal dari Pandemi: Beda dengan Covid-19
2 hari lalu
Tribunnews Update
2 Warga Singapura Suspek Hantavirus dari Klaster Kapal Pesiar MV Hondius, Menkes Budi Hubungi WHO
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.