Tribunnews Update
Mahfud MD dan Novel Baswedan Kritik Sikap Hakim Sidang Militer Kasus Andrie Yunus: Duh Gusti
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD dan mantan penyidik KPK Novel Baswedan mengkritik keras sikap hakim militer di Pengadilan Militer Jakarta dalam persidangan kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
Mereka menyoroti sikap ketua majelis hakim Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto.
Adapun hakim mengkritik cara terdakwa dalam melakukan aksi penyerangan terhadap Andrie Yunus.
Ia menyebut penggunakan gelas tumbler untuk menyerang korban mengakibatkan air keras yang keluar tak dapat dikendalikan dan mengenai kembali terdakwa.
Baca: Iran-AS Baku Tembak, Trump: Gencatan Tetap Berlaku, Serangan AS ke Iran Cuma Sentuhan Kasih Sayang
"Ya, kalau ini [tumbler] dibuka, airnya ini akan [menyebar karena] lubangnya akan gede. Saya bilang goblok banget, masa pakai kaya tumbler yang mulutnya besar gitu," kata Kolonel Fredy.
Menurut hakim, terdakwa seharusnya menggunakan wadah dengan bibir atau mulut yang lebih kecil seperti botol air mineral agar air keras keluar lebih terkendali.
Pernyataan itu memicu kritik keras dari Mahfud MD dan Novel Baswedan terhadap hakim militer.
Mahfud MD mempertanyakan mengapa dunia peradilan di Indonesia menjadi seperti itu.
Baca: Dua Pesawat Tanker AS KC-135 dan KC-46A Hilang Kontak di Selat Hormuz usai Beri Sinyal Bahaya
Sementara itu Novel menyebut hakim yang mengadili perkara tersebut tidak memiliki rasa empati terhadap Andrie sebagai korban.
Novel memandang pernyataan hakim seperti sedang mendorong terdakwa melakukan perbuatan serupa.
Melihat sikap hakim tersebut, Novel pesimis terhadap obyektivitas putusan persidangan kasus penyiraman air keras itu.
Novel juga menyebut persidangan militer dilakukan oleh orang tidak kompeten. (Tribun-Video.com)
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Tribun Video
Viral News
Kritik Pedas Bocah SD ke Prabowo soal Kenaikan Gaji Hakim: Harusnya Guru yang Naik 300 Persen
Jumat, 22 Mei 2026
Tribunnews Update
PDIP Dicap Prabowo Kritiknya Keras, Puan Tegaskan Niat Baik-baik Partai lewat Komentar Konstruktif
Jumat, 22 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Lagi! Bocah SD Kritik Prabowo soal Kenaikan Gaji Hakim: Harusnya Guru yang Naik 300 Persen
Jumat, 22 Mei 2026
Tribunnews Update
Hakim Singgung Dana Pensiun, Kuasa Hukum: Restitusi Rp5,8 M Tak Sebanding dengan Nyawa Korban!
Jumat, 22 Mei 2026
Tribunnews Update
Prabowo Akui Sedih Dengar Kritik Tajam, PDIP Pastikan Semua Masukan Demi Kebaikan Negara untuk Semua
Kamis, 21 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.