Tribunnews Update
Presiden Iran Ungkap Bertemu 2,5 Jam dengan Mojtaba Khamenei saat Perang AS, Pezeshkian Beri Pujian
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengaku sudah bertemu Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei.
Hal itu disampaikan Pezeshkian dalam sebuah video yang disiarkan televisi pemerintah pada Kamis (7/6).
Adapun pertemuan ini terjadi di tengah konflik Iran dan AS.
Pertemuan ini juga menjadi sorotan publik, lantaran Mojtaba Khamenei belum muncul di hadapan publik sejak awal Maret 2026.
Baca: Laporan ICW Ditindaklanjuti, KPK Selidiki Dugaan Korupsi Sertifikasi Halal BGN
Bahkan Mojtaba Khamenei dikabarkan mengalami luka akibat serangan AS.
Sementara Pezeshkian mengaku bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran selama 2,5 jam.
Namun ia mengaku terkesan dengan Mojtaba Khamenei.
Baca: Kapolri Listyo Sigit Buka Rakernis Reskrim 2026: Tekankan Penegakan Hukum Tegas dan Tuntas
Pezeshkian menggambarkan pertemuan tersebut merupakan visi serta pendekatan yang rendah hati dan tulus dari Pemimpin Tertinggi Iran.
"Yang paling mengesankan bagi saya dalam pertemuan ini adalah visi serta pendekatan yang rendah hati dan tulus dari Pemimpin Tertinggi," ujar Pezeshkian.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di viory.video dengan judul 'Kami tidak akan menundukkan kepala' - Pezeshkian memperingatkan Iran 'tidak menginginkan apa pun' dari AS, dan menekankan hak-hak hukum berdasarkan hukum internasional
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Media Iran Rilis Bangkai Drone Diduga Alat Pengintai Musuh, Ditembak Jatuh di Selat Hormuz
1 hari lalu
Tribun Video Update
Trump Disebut Alami Salah Perhitungan Fatal: Terjebak pada Pertempuran, Kalah Lawan Musuh yang Licik
1 hari lalu
Tribunnews Update
2 Sekutu AS Setop Akses Trump Pakai Pangkalan di Teluk, Operasi Washington di Hormuz Gagal Total
1 hari lalu
Tribun Video Update
Kapal Bertenaga Nuklir Prancis Sudah Menuju Selat Hormuz, Jadi Misi Multinasional dengan Inggris
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.