Minggu, 10 Mei 2026

Mancanegara

DONALD TRUMP ULTIMATUM IRAN, Buka Selat Hormuz atau Bersiap Hadapi Serangan

Kamis, 7 Mei 2026 14:02 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melanjutkan pengeboman terhadap Iran jika negara itu tidak segera membuka kembali Selat Hormuz, setelah muncul laporan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang mulai terbentuk.

Dalam unggahan di media sosial, Trump menyebut perang dengan Iran bisa segera berakhir dan pengiriman minyak serta gas alam dapat kembali berjalan, namun hal itu bergantung pada kesediaan Teheran menerima kesepakatan yang tidak ia rinci.

“Jika mereka tidak setuju, pengeboman dimulai,” tulis Trump.

Ancaman tersebut muncul setelah Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menyerukan gencatan senjata komprehensif usai bertemu Menlu Iran Abbas Araghchi di Beijing.

Wang menegaskan negaranya “sangat prihatin” atas konflik yang pecah sejak 28 Februari, ketika perang antara Iran, AS, dan Israel dimulai.

Baca: Rangkuman Perang AS-Iran: Trump Klaim Iran Setuju Tak Punya Nuklir, Kapal AS Dihujani 111 Rudal IRGC

Tiongkok, dengan hubungan ekonomi dan politik yang erat dengan Teheran, dinilai memiliki posisi unik untuk mendorong Iran membuka kembali Selat Hormuz.

Trump sendiri pada Selasa mengatakan telah menghentikan upaya AS mengevakuasi kapal dagang yang terjebak di selat, berharap kesepakatan bisa segera difinalisasi.

Meski gencatan senjata rapuh masih bertahan, bentrokan sempat terjadi saat AS berusaha membuka jalur pelayaran pada Senin.

Penutupan efektif Selat Hormuz oleh Iran telah memicu lonjakan harga energi global, menekan ekonomi banyak negara termasuk Tiongkok.

Baca: AS-Iran Hampir Deal? Trump Klaim Iran Sepakat Tak Punya Senjata Nuklir & AS Disebut Menang

Harga minyak Brent sempat turun ke sekitar US$100 per barel, masih jauh di atas level pra-perang sekitar US$70.

Kunjungan Araghchi ke Beijing juga membahas program nuklir Iran dan sanksi internasional.

Ia menegaskan Iran kini memiliki “kedudukan internasional yang meningkat” setelah perang, dengan klaim telah menunjukkan kekuatan dan kemampuan militernya.

Trump dijadwalkan bertemu Presiden Xi Jinping pekan depan dalam KTT tingkat tinggi di Beijing, yang akan menjadi kunjungan pertamanya ke Tiongkok pada masa jabatan kedua.

(*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Donald Trump Tekan Iran: Buka Selat Hormuz atau Hadapi Serangan

# Donald Trump # Ultimatum # Iran # Selat Hormuz # Serangan # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Donald Trump   #ultimatum   #Iran   #Selat Hormuz   #serangan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved