Jumat, 8 Mei 2026

Tribunnews Update

Gara-gara Trump, Kapal Prancis Diserang di Selat Hormuz, Jubir Macron: Prancis Bukan Target Iran

Kamis, 7 Mei 2026 08:49 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kapal kontainer Prancis diserang di Selat Hormuz pada Selasa (5/5).

Hal ini terjadi seusai Presiden Donald Trump menghentikan sementara 'Project Freedom' AS di Selat Hormuz.

Perlu diketahui 'Project Freedom' membantu mengawal kapal-kapal melalui jalur perairan vital yang dikendalikan Iran.

Sementara perusahaan pelayaran Prancis CMA CGM mengonfirmasi kapalnya diserang.

Baca: Kesaksian Korban Selamat Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, Korban Ungkap Hal Aneh sebelum Tragedi

Melalui pernyataannya pada Rabu (6/5), Kapal San Antonio terkena serangan saat melintasi Selat Hormuz.

CMA CGM mengatakan serangan itu mengakibatkan kerusakan pada kapal hingga anggota kru terluka.

Perusahaan menambahkan bahwa awak kapal yang terluka telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan data pelayaran, Kapal San Antonio bertujuan ke India.

Baca: Tentara Israel Masukkan Rokok ke Mulut Patung Bunda Maria di Lebanon, Langsung Dapat Sanksi Disiplin

Sementara juru bicara pemerintah Prancis, Maud Bregeon juga mengonfirmasi insiden itu.

Namun ia mengatakan bahwa Prancis bukan merupakan target dalam serangan tersebut.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di The Jerusalem Post dengan judul Perusahaan pelayaran raksasa Prancis mengatakan kapalnya terkena serangan di Selat Hormuz, beberapa awak kapal terluka

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Kapal Prancis   #diserang   #Selat Hormuz

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved