Kamis, 7 Mei 2026

tribunnews update

Profil Bus ALS yang Terbakar usai Kecelakaan Maut dengan Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas

Rabu, 6 Mei 2026 18:48 WIB
Tribun Sumsel

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Insiden kecelakaan yang melibatkan bus PO Antar Lintas Sumatera (ALS) hingga hangus terbakar di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, Rabu (6/5/2026), kembali menyorot salah satu perusahaan otobus legendaris di Indonesia.

Bus ALS dilaporkan menabrak mobil tangki minyak di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jaya.

Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 16 orang dikabarkan meninggal dunia, sementara pihak kepolisian masih melakukan identifikasi korban di lokasi kejadian.

Bagi masyarakat Sumatra, ALS bukan sekadar moda transportasi, melainkan ikon perjalanan lintas pulau yang telah beroperasi selama puluhan tahun.

Perusahaan ini didirikan pada 1966 di Kotanopan, Mandailing Natal, dan kini berpusat di Medan Amplas, Kota Medan, Sumatra Utara.

ALS dirintis oleh tujuh bersaudara bermarga Lubis, dengan Sati Lubis sebagai pemilik pertama.

Pada awalnya, usaha ini tidak langsung bergerak sebagai angkutan bus, melainkan dari pengoperasian truk yang kemudian berkembang menjadi layanan transportasi penumpang.

Trayek awal ALS hanya melayani rute Medan–Kotanopan.

Namun, seiring meningkatnya kebutuhan transportasi, perusahaan ini berkembang pesat dan mulai membuka jalur antarkota antarprovinsi, seperti Medan–Bukittinggi, hingga menjangkau berbagai kota besar di Sumatra.

Pada 1970-an, ALS memperluas jaringan ke Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, hingga Bandar Lampung.

Ekspansi berlanjut ke Pulau Jawa pada era 1980-an setelah hadirnya kapal feri Ro-Ro, dengan rute langsung menuju Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, bahkan sempat hingga Bali.

Baca: Kronologi Bus ALS Terbakar Hebat usai Tabrak Truk Tangki Minyak di Muratara: 16 Orang Tewas, 4 Luka

Dikenal sebagai salah satu operator bus terkuat di Indonesia, ALS juga memiliki salah satu trayek terpanjang, menghubungkan Medan hingga Jember.

Dalam operasionalnya, ALS identik dengan penggunaan sasis Mercedes-Benz yang tangguh serta kebiasaan membawa paket di atap bus, sehingga dijuluki “Raja Paket”.

Pada masa kejayaannya sekitar 1995, ALS memiliki sekitar 155 armada bus dengan pembaruan rutin.

Namun, sejumlah trayek jarak sangat jauh akhirnya dihentikan pada 2003 karena pertimbangan efisiensi dan kondisi armada.

Insiden tragis di Muratara kini menjadi sorotan baru terhadap perjalanan panjang ALS sebagai salah satu legenda transportasi darat di Indonesia.

(Tribun-Video.com)

 
Sumber: https://sumsel.tribunnews.com/sumsel/1016115/profil-bus-als-yang-kecelakaan-terbakar-di-muratara-tabrakan-dengan-mobil-tangki-tewaskan-6-orang

Editor: Irvan Nur Prasetyo
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribun Sumsel

Tags
   #Bus ALS   #kecelakaan bus ALS

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved