Selasa, 5 Mei 2026

Tribunnews Update

Indonesia-Jepang Teken Kerja Sama Pertahanan DCA, Perkuat Industri Militer dan Keamanan Maritim

Senin, 4 Mei 2026 17:45 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Indonesia kembali melakukan kerja sama bilateral dengan Jepang.

Melalui Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, Indonesia resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan pemerintah Jepang.

Baca: Delegasi Rusia-Iran Bertemu & Diskusi Kerja Sama Nuklir kala Perang Timur Tengah, AS Terancam

Kerja sama ini terkait pertahanan strategis Defense Cooperation Arrangement (DCA) dengan Menteri Pertahanan Jepang, Koizumi Shinjiro.

Dalam kerja sama ini, Indonesia dan Jepang sepakat untuk meningkatkan kolaborasi di bidang pertahanan industri serta pengembangan kualitas sumber daya manusia militer.

“Kami telah sepakat untuk mendorong kerja sama secara substantif di bidang industri pertahanan dan juga dalam pembangunan pengawakan personel antara kedua negara,” jelas Purnawirawan Jenderal TNI tersebut.

Baca: Kabel Optik Semrawut Ditata, Pemkot Tasikmalaya Teken Kerja Sama dengan Apjatel

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan dalam rangkaian pertemuan bilateral Indonesia-Jepang Defense Ministers' Meeting (DMM) 2026.

Kesepakatan bilateral ini digelar di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Senin (4/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menhan Sjafrie mengungkapkan tujuan dari kerja sama dengan Jepang. 

Baca: Pemkab Tangerang Siapkan Beasiswa S2–S3, Jalin Kerja Sama dengan 33 Perguruan Tinggi

Ia menjelaskan bahwa penandatanganan DCA merupakan instrumen krusial untuk memperkuat kerangka kerja sama pertahanan kedua negara di masa depan.

Sjafrie menegaskan bahwa seluruh perjanjian dibangun di atas dasar saling menghormati dan saling menguntungkan.

“Pertemuan ini menunjukkan bahwa kami melakukan hal ini atas dasar saling menghormati , saling menguntungkan , dan saling menguntungkan antara Indonesia dan Jepang, khususnya di Kementerian Pertahanan kedua negara,” ujar Sjafrie.

Baca: Perkuat Kerja Sama Pertahanan dengan Filipina Menlu RI, Tawarkan Alutsista Produksi Dalam Negeri

Ia juga menggarisbawahi bahwa kerjasama berpegang teguh pada kepentingan nasional masing-masing negara.

Beberapa poin substantif dalam kesepakatan ini mencakup sektor pelestarian alam, pertukaran pandangan strategis, misi kemanusiaan, hingga kolaborasi dalam penanggulangan bencana alam.

Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan situasi global terkini guna menjaga stabilitas nasional.

Sjafrie menambahkan, dokumen DCA juga mencakup penguatan keamanan maritim dan peningkatan intensitas latihan militer bersama.

Baca: Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Isi Kerja Sama Baru yang Diteken Menhan RI di Pentagon

Ia menambahkan kerja sama di bidang alat utama sistem senjata (alutsista) dan riset teknologi perlindungan juga menjadi bagian dalam kesepakatan.

“Hari ini kami bertemu secara resmi untuk menandatangani Pengaturan Kerja Sama Pertahanan sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat kerja sama pertahanan antara kedua negara,” tutupnya. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Teken Kerja Sama Pertahanan RI-Jepang, Fokus Industri dan Alutsista

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Linda Pancaningrum
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved