Tribunnews Update
Iran Tuduh AS Paksa Teheran Menyerah Lewat Tekanan Ekonomi dan Adu Domba, Blokade Berlanjut
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Iran menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya memaksa Teheran menyerah melalui tekanan ekonomi sekaligus memicu perpecahan di dalam negeri.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Rabu (29/4/2026) menegaskan bahwa masyarakat diminta menjaga persatuan sebagai satu-satunya cara menghadapi dugaan upaya tersebut.
Ia juga menilai Amerika Serikat bersama Israel berupaya melemahkan Iran dengan skenario seperti yang terjadi di Venezuela.
Namun, menurutnya, upaya tersebut tidak berhasil.
Baca: Kapal Induk Nuklir AS Tiba-tiba Kabur dari Timur Tengah seusai Iran Klaim Punya Senjata Baru
Ia menambahkan bahwa percobaan mengaktifkan kelompok separatis di wilayah barat Iran juga telah digagalkan oleh aparat militer dan intelijen.
Sebelumnya, gencatan senjata sempat diumumkan pada (8/4/2026) melalui mediasi Pakistan.
Selanjutnya, pembicaraan lanjutan digelar di Islamabad pada (11/4/2026), namun belum menghasilkan kesepakatan.
Di sisi lain, Trump menolak tawaran Iran untuk membuka blokade militer.
Baca: AS Enggan Cabut Blokade demi Program Nuklir Iran, Teheran Beri Sinyal akan Lakukan Serangan Balasan
Ia memilih tetap memberlakukan blokade laut hingga tercapai kesepakatan terkait program nuklir Iran yang sesuai dengan kepentingan Amerika Serikat.
Trump menilai kebijakan blokade tersebut lebih efektif dibandingkan serangan udara dalam menekan Iran.
Ia juga berpendapat bahwa tekanan tersebut akan terus diperkuat karena Washington tidak menginginkan Iran memiliki senjata nuklir.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Anadolu dengan judul Trump aims to force Iran's surrender via economic pressure, internal rifts: Iranian parliament speaker
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Kapal Induk Nuklir AS Tiba-tiba Kabur dari Timur Tengah seusai Iran Klaim Punya Senjata Baru
4 jam lalu
Tribunnews Update
AS Ketakutan! Akui Kekuatan Militer China Setara Washington, Jenderal AS: Tiongkok Ancaman Terbesar
5 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.