Rabu, 29 April 2026

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Pengakuan Asisten Masinis Argo Bromo! Sebut Ada Indikasi Error Sinyal sebelum Tabrakan Maut

Rabu, 29 April 2026 18:55 WIB
Warta Kota

Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek akhirnya buka suara mengenai kronologi tabrakan maut dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.

Dalam kondisi syok, petugas tersebut mengungkapkan adanya indikasi kegagalan sistem persinyalan. Ia mengaku bingung karena sinyal lampu tiba-tiba berubah menjadi merah tanpa peringatan memadai, padahal saat itu kereta sedang melaju dalam kecepatan tinggi mencapai 110 km/jam.

Baca: Terkuak Ibu Pemilik Cooler Bag ASI Korban Tabrakan KRL Baru Berulang Tahun, Punya Bayi Usia 1 Tahun

Meskipun sempat menerima informasi dari Pusat Kendali (PK) atau OCC terkait adanya KRL yang menabrak taksi, informasi tersebut belum diterima secara utuh saat benturan terjadi. Akibatnya, KA Argo Bromo menghantam rangkaian KRL yang tengah tertahan di stasiun.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memastikan bahwa seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek selamat dalam insiden tersebut. Sebagai kompensasi, pihak KAI menyiapkan armada bus untuk mengantarkan para penumpang kembali ke Stasiun Gambir.

Hingga Selasa dini hari, seluruh operasi kereta api antarkota dari Jakarta, baik melalui Stasiun Pasar Senen maupun Gambir, dihentikan sementara. Pihak KAI memohon maaf atas kejadian ini dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk investigasi lebih lanjut.

(Tribun-Video.com/WartaKotalive.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Warta Kota

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved