Nasional
GREEN SM Terancam! DPR Desak Audit Total Taksi Listrik Buntut Tragedi Berdarah Kereta Api Di Bekasi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota DPR Minta Kemenhub Audit Taksi Green SM Buntut Kecelakaan Kereta Tewaskan 15 Orang
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Sofwan Dedy Ardyanto, meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginvestigasi armada mobil listrik Taksi Green SM yang diduga menjadi penyebab awal kecelakaan tabrakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
Sofwan menyoroti laporan masyarakat mengenai seringnya terjadi gangguan teknis pada armada taksi listrik tersebut.
Hal ini perlu dipastikan untuk mengetahui apakah taksi yang tertabrak di perlintasan Bekasi Timur memang mengalami kendala teknis hingga berhenti di tengah rel.
"Jika perlu, lakukan inspeksi menyeluruh terhadap armada taksi listrik untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna," kata Sofwan kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
Sofwan mendesak Kemenhub dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk segera melakukan investigasi mendalam terkait pemicu tabrakan beruntun tersebut.
Baca: RSUD Bekasi Ungkap Korban KRL vs Argo Bromo Banyak yang Alami Patah Tulang & Dislokasi
Baca: Trump Bangga! Raja Inggris Dukung Cegah Iran Miliki Senjata Nuklir: Charles III Setuju dengan Saya
Ia mempertanyakan mengapa sistem mitigasi kecelakaan di stasiun padat bisa gagal mengantisipasi insiden ini.
"Sistem monitoring digital dan petugas kok bisa gagal mendeteksi atau mengantisipasi Kereta Argo Bromo agar tidak melaju dan menabrak rangkaian KRL yang sedang berhenti di stasiun?" tanya Sofwan.
Menurut Sofwan, evaluasi menyeluruh harus dilakukan secara transparan agar insiden serupa tidak terulang di masa depan, mengingat keselamatan transportasi kereta api harus menjadi prioritas utama.
Selain masalah teknis, Sofwan menyampaikan duka mendalam kepada seluruh korban, baik yang meninggal maupun luka-luka.
Ia menekankan agar para pemangku kepentingan (stakeholders) memberikan pelayanan medis terbaik tanpa terhambat urusan administrasi.
"Dalam situasi darurat, tidak boleh ada faktor apapun yang menghambat penanganan korban luka-luka, termasuk faktor administrasi," tegasnya.
Sofwan juga meminta kemudahan dalam proses pembiayaan asuransi bagi seluruh keluarga korban.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anggota DPR Minta Kemenhub Audit Taksi Green SM Buntut Kecelakaan Kereta Tewaskan 15 Orang
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rieke Diah Marah! Desak Perusahaan Taksi Green SM Diusut Tuntas: 15 Nyawa Orang, Lu Minta Maaf Nggak
10 jam lalu
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Pengamat: Dugaan Pelanggaran Sinyal Merah dari KA Argo Bromo, Minta KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
11 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.